Nama Ali Sadikin dan Sudomo Dicatut untuk Minta Sumbangan

Nama Ali Sadikin dan Sudomo Dicatut untuk Minta Sumbangan

- detikNews
Selasa, 21 Mar 2006 12:41 WIB
Jakarta - Korps Marinir mengimbau instansi TNI/Polri, pimpinan perusahaan maupun masyarakat pada umumnya untuk tidak melayani permintaan sumbangan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan Paguyuban Purnawiraan Marinir/KKO AL.Permintaan ini disampaikan Kepala Dispen Korps Marinir Letkol Mar FX Deddy Susanto dalam rilisnya, Selasa (21/3/2006), menanggapi adanya aksi permintaan dana bantuan kemanusiaan mengatasnamakan Paguyuban Purnawirawan Marinir/KKO beberapa waktu lalu.Dalam aksinya oknum paguyuban mencantumkan beberapa nama mantan petinggi TNI AL seperti Laksamana TNI (Purn) Soedomo, Laksamana TNI (Purn) Waloejo Soegito dan Letjen TNI Mar (Purn) Ali Sadikin selaku pelindung Paguyuban Pasrat 45 KKO AL."Ketiga mantan petinggi TNI AL tersebut telah menyatakan mengundurkan diri sebagai pelindung mulai 8 Juni 2005. Namun dalam proposal permintaan dana kemanusiaan itu masih tercantum ketiga nama tersebut," ujar Deddy.Saat ini, lanjut Deddy, beberapa nama oknum yang mengatasnamakan Paguyuban Purnawirawan Marinir/KKO AL sudah dimintai keterangan serta diambil langkah-langkah hukum oleh Polda Metro Jaya."Patut diduga mereka telah melakukan pencemaran nama baik Korps Marinir, disamping oknum tersebut melakukan penipuan dan pemalsuan surat dalam setiap aksinya," kata Deddy.Sebagai informasi, pada Senin 20 Maret, Soedomo dan Ali Sadikin serta Waloejo Soegito memasang iklan cukup mencolok di sebuah harian nasional. Mereka mengumumkan telah mundur sebagai pelindung Paguyuban Pasrat 45 KKO AL. (jon/)


Berita Terkait