ADVERTISEMENT

Dirut Pegadaian Ingin Jajaran Laporkan Korupsi Lewat Whistle Bowling System

Khoirul Anam - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 18:04 WIB
Pegadaian
Foto: Pegadaian
Jakarta -

Setelah sukses menggelar webinar Anti Korupsi bagi milenial beberapa waktu lalu, PT Pegadaian (Persero) kembali menggelar kegiatan yang sama pada Rabu (30/6) lalu. Adapun webinar Anti Korupsi bagi milenial kali ini diperuntukkan bagi Insan Pegadaian, mitra kerja, dan perwakilan nasabah.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan bahwa tindakan korupsi tidak hanya merugikan perusahaan atau keuangan negara. Oleh karena itu, kata dia, seluruh Insan Pegadaian harus menyatakan perang terhadap tindak korupsi.

"Saya berharap siapapun yang menemukan tindak korupsi dan gratifikasi agar melaporkan kepada manajemen melalui berbagai channel yang tersedia. Salah satunya melalui saluran whistle blowing system. Identitas pelapor akan terlindungi sehingga tidak perlu ragu-ragu," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (1/7/2021).

Kepada para mitra kerja dan nasabah, Kuswiyoto meyakinkan bahwa sistem operasional dan prosedur (SOP) Pegadaian telah dibuat sedemikian rupa sehingga tindakan koruptif apa pun pasti akan diketahui

"Saya memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan budaya bersih. Beberapa proyek yang saya lihat terdapat indikasi korupsi, tidak segan-segan saya hentikan. Saya juga sangat tegas jika ditemukan karyawan yang terbukti melakukan tindakan koruptif. Oleh karena itu, saya berharap seluruh mitra kerja dan nasabah ikut berperan aktif dalam membangun budaya antikorupsi dan antigratifikasi di Pegadaian," lanjut Kuswiyoto.

Sementara itu, Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Syarief Hidayat, yang juga narasumber dalam webinar bertema 'Penguatan Komitmen Pemangku Kepentingan dalam Mewujudkan Budaya Anti Korupsi dan Anti Gratifikasi' tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah pencegahan tindak pidana korupsi dan gratifikasi yang dilakukan di Pegadaian.

Syarief juga mengapresiasi kepada Pegadaian yang telah memperoleh Sertifikasi ISO 37001-2016 atas semua proses bisnis yang berlaku di Pegadaian. Dia berharap agar terdapat ahli pembangun integritas untuk mengawal implementasi ISO 37001-2016.

"Saya mengusulkan agar tiap-tiap unit kerja melakukan pemetaan titik-titik yang dinilai rawan terhadap potensi terjadinya tindak pidana korupsi. Di sisi lain manajemen agar terus memperkuat komitmen sekaligus menjadi teladan bagi seluruh Insan Pegadaian. Hal-hal tersebut akan semakin kuat jika diikuti dengan penegakan aturan secara adil dan transparan. Jika dilakukan, saya yakin Pegadaian akan terus menjadi salah satu BUMN yang bersih dan bebas dari korupsi," pungkasnya

(mul/mpr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT