10 Sunnah Wudhu yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Kristina - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 10:01 WIB
Sebelum sholat diwajibkan mengabil air wudu. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: Agung Phambudhy/10 Sunnah Wudhu yang Dianjurkan Rasulullah SAW.
Jakarta -

Sunnah wudhu adalah hal-hal yang disunnahkan atau dianjurkan saat mensucikan diri. Tiap muslim dianjurkan melakukan sunnah sesuai ajaran Rasulullah SAW

Dikutip dari Kitab Thaharah Matan Al-Ghayah Wa At-Taqrib karya Al-Qadhi Abu Syuja' yang diterjemahkan Ahmad Sarwat, ada 10 sunnah wudhu yang bisa dilakukan muslim. Melakukan sunnah wudhu tentunya tidak sulit.

Berikut 10 sunnah wudhu yang dianjurkan Rasulullah SAW:

1. Membaca bismillah

2. Membasuh kedua telapak tangan sebelum memasukkan ke wadah air

3. Berkumur

4. Menghirup air ke hidung

5. Mengusap seluruh kepala

6. Mengusap kedua telinga luar dalam dengan air baru

7. Menyisir jenggot tebal dengan jari

8. Membasuh sela-sela jari tangan dan kaki, mendahulukan bagian kanan baru kemudian kiri

9. Menyucikan masing-masing tiga kali

10. Muwalat (tidak terputus). Pembasuhan antara satu anggota wudhu dengan lainnya harus dilakukan tanpa terputus dalam waktu yang lama. Adapun, batasannya jangan sampai kering sendiri dalam keadaan normal.

Selain yang telah disebutkan, sunnah wudhu lainnya adalah bersiwak atau sikat gigi sebelum membersihkan diri. Sunnah ini disebutkan dalam kitab Kaasyifatus Sajaa karya Syaikh Nawawi al-Bantani yang dijelaskan dalam Fiqih Wudhu Versi Madzhab Syafi'iy karya Sutomo Abu Nashr.

Dalilnya adalah sebuah hadits shahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim. Hadits ini dijelaskan Abu Hurairah RA,

لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ

Artinya: "Seandainya tidak memberatkan umatku maka sungguh akan aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali wudhu." (HR Bukhari dan Muslim).

Kitab Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab karya Imam an-Nawawi dan Al-Fiqhu al-Manhaji Alaa Madzhabi al-Imam Asy-Syaafi'iy juga menyebutkan sunnah wudhu lainnya. Sunnah wudhu ini adalah menghadap ke arah kiblat ketika berwudhu. Hal ini dikarenakan kiblat termasuk arah yang mulia.

Wudhu adalah salah satu bagian dari thaharah (bersuci). Wudhu dapat menghilangkan hadats dan sebagai syarat untuk melakukan ibadah. Secara bahasa, wudhu berasal dari kata Al-Wadha'ah yang artinya kebersihan dan kecerahan.

Dengan mengetahui 10 sunnah wudhu dan cara membersihkan diri yang baik serta benar, diharapkan nikmat Allah SWT kepada umatNya selalu sempurna. Seperti dijelaskan dalam QS Al Maidah ayat 6,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ - ٦

Arab latin:Yā ayyuhallażīna āmanū iżā qumtum ilaṣ-ṣalāti fagsilụ wujụhakum wa aidiyakum ilal-marāfiqi wamsaḥụ biru`ụsikum wa arjulakum ilal-ka'baīn, wa ing kuntum junuban faṭṭahharụ, wa ing kuntum marḍā au 'alā safarin au jā`a aḥadum mingkum minal-gā`iṭi au lāmastumun-nisā`a fa lam tajidụ mā`an fa tayammamụ ṣa'īdan ṭayyiban famsaḥụ biwujụhikum wa aidīkum min-h, mā yurīdullāhu liyaj'ala 'alaikum min ḥarajiw wa lākiy yurīdu liyuṭahhirakum wa liyutimma ni'matahụ 'alaikum la'allakum tasykurụn

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur."

(row/row)