Diduga Stres karena Positif COVID, Kakek di Jakbar Gorok Leher Sendiri

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 17:14 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang kakek berinisial S alias A (85) di Tambora, Jakarta Barat (Jakbar), ditemukan tergeletak dengan kondisi leher tergorok. Korban menggorok leher sendiri karena diduga stres saat menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif COVID-19.

"Karena diduga, menurut keterangan dari anak dan cucunya stres akibat terkonfirmasi positif COVID di hari Jumat dengan melaksanakan antigen. Dia melaksanakan isolasi mandiri tapi dia mencoba bunuh diri karena stres," kata Kapolsek Tambora Kompol M Faruk saat dikonfirmasi, Rabu (30/6/2021).

Faruk mengatakan korban mengalami luka di leher sedalam 4 mm. Korban melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunakan senjata tajam sejenis badik atau celurit.

"Hasil interogasi yang bersangkutan itu swab di puskes antigen hari Jumat, senin tes PCR hasil positif. Dari Puskesmas karena wisma penuh puskes nyuruh isoman di rumah sambil nunggu ketersediaan rumah sakit," ujarnya.

Dia menyebut polisi mendapat laporan warga yang melakukan percobaan bunuh diri sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Menurutnya, korban yang masih selamat itu tengah dalam perawatan intensif di RSUD Tarakan.

"(Awalnya) dilihat oleh anak sama cucunya. Langsung lapor ke RT, RT lapor kita, kita langsung panggil Puskesmas langsung kita evakuasi ke RSUD Tarakan untuk penanganan tahap awal," katanya.

"Sekarang di Tarakan iya, belum ada update-nya seperti apa kondisinya sekarang udah di perawatan intensif atau di masih di UGD saya belum dapat update," sambungnya.

(fas/fas)