Mantan Ketua Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Mohammad Siddik Wafat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 21:00 WIB
Mantan Ketum Dewan Dawah Islamiyah Indonesia Mohammad Siddik meninggal dunia, Selasa (29/6/2021).
Mantan Ketum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Mohammad Siddik meninggal dunia. (Dok: Screenshot IG @dewandakwaofficial)
Jakarta -

Mantan Ketua Umum (Ketum) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Mohammad Siddik, meninggal dunia hari ini. Siddik meninggal dunia sore tadi.

"Telah berpulang ke Rahmatullah Drs H Mohammad Siddik, MA (Ketua Umum Dewan Da'wah 2015-2020) pada Selasa, 29 Juni 2021 pukul 16.45 WIB," demikian informasi yang disampaikan DDII melalui akun Instagram @dewandakwahofficial, seperti dilihat detikcom, Selasa (29/6/2021) malam.

"Mohon do'a dari jama'ah sekalian," demikian keterangan lanjutan unggahan DDII.

Selain pernah menjabat Ketum DDII, Siddik tercatat sebagai salah seorang pendiri Partai Amanat Nasional (PAN). Terpisah, PAN turut menyampaikan dukacita.

"Partai Amanat Nasional menyampaikan duka yang sangat dalam atas wafatnya Bapak Mohammad Siddik. Beliau adalah salah satu tokoh yang disegani," kata Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay, kepada wartawan.

Saleh menilai Mohammad Siddik sebagai salah seorang tokoh gerakan dakwah di Indonesia. Dia menyebut almarhum aktif dalam gerakan keumatan.

"Selain sebagai salah seorang pendiri PAN, Pak Siddik juga dikenal sebagai tokoh gerakan dakwah. Beliau selalu aktif dalam berbagai macam dinamika dan gerakan keumatan," sebut Saleh.

Saleh mengaku kaget atas wafatnya Siddik. Sebab, belum lama ini Siddik sempat menghadiri acara diskusi bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan di Jakarta.

"Kami tentu sangat terkejut atas wafatnya beliau. Sebab, belum begitu lama ini beliau masih sempat hadir di acara diskusi bersama Ketua Umum DPP PAN di Widya Chandra. Di acara itu, kelihatan betul pemikiran dan kenegarawanannya. Kecintaan kepada gerakan dakwah jelas tergambar didasarkan atas kecintaannya kepada NKRI," papar Saleh.

"Kami mengucapkan dukacita dan belasungkawa. Kami mendoakan agar beliau wafat dalam keadaan husnul khatimah. Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan," pungkas anggota Komisi IX DPR itu.

(zak/fjp)