Soal Angket Blok Cepu, FPAN Serahkan kepada Anggotanya
Selasa, 21 Mar 2006 08:09 WIB
Jakarta - Meski telah melangsungkan rapat soal Blok Cepu di DPP PAN dengan dihadiri Soetrisno Bachir tadi malam, PAN masih belum memutuskan keikutsertaannya dalam hak angket DPR."Belum ada keputusan. DPP PAN belum menentukan sikapnya," kata anggota FPAN Yasin Kara ketika dihubungi detikcom, Selasa (21/3/2006).Hingga kini pun, menurut Yasin, keputusan diserahkan sepenuhnya kepada anggota FPAN. "Anggota FPAN memiliki kebebasan dalam menentukan sikapnya," ujarnya.Yasin mengakui adanya perbedaan pendapat antara Ketua Umum PAN Amien dan Ketua Umum Soetrisno Bachir dalam menyikapi Blok Cepu. Namun perbedaaan itu adalah hal biasa, bukanlah keretakan yang menjadi permasalahan dalam tubuh PAN. "Tidak ada keretakan, tapi ada perbedaan pendapat. PAN kan bukan partai yang kolot, tapi reformis," tandasnya.Yasin mengungkap perbedaaan itu. Misalnya Amien menganggap dengan diberikannya pengelolaan Blok Cepu oleh ExxonMobil, maka akan menghambat kemandirian bangsa ini serta merugikan bangsa ini.Namun menurut Sutrisno, lanjut Yasin, menganggap bahwa ditunjuknya ExxonMobil merupakan langkah yang transparan serta menguntungkan Indonesia. "Yang pasti hitungan-hitungannya berbeda. Misalnya dianggap bahwa ini sudah menguntungkan namun di sisi lain Amin menganggap ini soal menyangkut memandirikan bangsa ini," jelasnya.Sebagai informasi, hingga saat ini, hanya FPDIP yang sudah memastikan akan mengajukan hak angket terkait penunjukan Exxonmobil sebagai operator di Blok Cepu. Sementara FPKS masih mendalami dan menjajaki persoalan tersebut lebih mendalam.
(atq/)











































