Megawati ke Kaum Perempuan: Kok Mau Ya Digampar Suami, Saya Sih Nggak!

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 17:00 WIB
Megawati
Megawati Soekarnoputri (Foto: 20detik)
Jakarta -

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyayangkan kekerasan dalam rumah tangga yang dialami perempuan. Megawati meminta perempuan jangan mau jadi objek kekerasan suami.

Hal ini disampaikan Megawati dalam webinar yang disiarkan YouTube Megawati Institute, Selasa (29/6/2021). Konteks pernyataan Megawati adalah mengajak perempuan tidak tabu berpolitik demi membawa perubahan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan atau masalah di publik.

Megawati meminta suami juga mendukung istri mereka. Megawati kemudian mengungkit kekerasan dalam rumah tangga.

"Saya suka bilang, keluarga selalu disebut, harus keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, kurang apa. Tetapi pada kenyataannya kayak apa, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan dalam anak-anak," kata Megawati.

"Itu apa yang kalian mau biarkan saja, coba ayo!" ujarnya.

Megawati menegaskan semangat dalam dirinya masih menyala pada umur sekarang. Megawati mengajak perempuan berperan juga menghilangkan kekerasan dalam rumah tangga.

"Jadi kaum perempuan, aduh. Kadang-kadang kita sendiri membuat perempuan menjadi terhina. Bayangkan, kok mau ya digampar sama suami. Kalau saya sih nggak mau," ujar Megawati.

"Dari sisi agama dikatakan kaum laki-laki adalah imamnya, imamnya. Imam is sesuatu yang harus maksud saya high class. Tapi kenapa kenyataannya tidak," katanya.

Megawati juga bertanya-tanya soal kasus pembunuhan orang tua oleh anak sendiri. Megawati mengaku pusing setiap menonton berita ini.

"Kalau dilihat di televisi sekarang, haduh, saya sampai pusing kepala. Anak dibunuh orang tuanya sendiri, anak membunuh orang tuanya sendiri. Why. Why, kan? Why? Coba deh tolong dipikirkan nanti ngomong dah diskusi-diskusi dah, why gitu. Dipandu dah," ujar Megawati.

(gbr/imk)