Ruang Isolasi di Graha TMII Penuh, Wisma Ragunan Sisa 5 Kamar

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 16:38 WIB
Kasus COVID-19 di Jakarta meningkat pascalebaran. Ketersediaan tempat isolasi pasien COVID-19 di Graha Wisata TMII pun kian menipis.
Graha Wisata TMII (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kapasitas kamar isolasi pasien COVID-19 di dua wisma di Jakarta terus menipis. Bahkan kamar isolasi di Graha Wisata TMII dinyatakan penuh.

"Jumlah kamar terpakai 41 kamar. Sisa kamar tersedia nol kamar," kata Kepala Subbagian Tata Usaha Unit Pengelola Anjungan dan Graha Wisata Ranty Ariany dalam keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021).

Ranty merenangkan saat ini 89 pasien diisolasi di Wisma TMII. Rencananya, sembilan orang akan dipulangkan hari ini.

"Pasien OTG masuk (sementara) pasien per tanggal 29-6-2021 sebanyak 13 orang," jelasnya.

Sementara itu, kapasitas ruangan isolasi di Graha Ragunan, Jakarta Selatan, hanya tersisa lima kamar. Total ada 133 pasien yang menginap di lokasi ini.

"Sisa kamar tersedia lima kamar. Jumlah pasien yang menginap 133 orang," ucapnya.

Sebelumnya, kasus COVID-19 hari ini di Jakarta masih di atas 7.000. Hari ini ada tambahan 7.379 kasus Corona di Ibu Kota.

Berdasarkan data per Selasa (29/6), kecamatan terbanyak yang memiliki kasus baru adalah Kecamatan Cipayung sebesar 346 kasus disusul Kecamatan Ciracas sebanyak 306 kasus dan Matraman sebanyak 272 kasus. Dengan tambahan 7.379, total kasus Corona di Jakarta sebanyak 535.788.

Pemprov DKI Jakarta juga mengelompokkan tambahan kasus COVID-19 berdasarkan usia. Perinciannya, sebanyak 317 kasus (4,30%) kelompok usia 0-5 tahun, 835 kasus (11,32%) kelompok usia 6-18 tahun, 5.577 kasus (75,58%) kelompok usia 19-59 tahun, dan 650 kasus (8,81%) di kelompok usia 60 tahun ke atas

Sementara itu, distribusi 7.379 kasus positif berdasarkan wilayah kota dan kabupaten adalah Jakarta Timur 2.351 kasus, Jakarta Barat 1.307 kasus, Jakarta Selatan 1.391 kasus, Jakarta Utara 894 kasus, Jakarta Pusat 685 kasus dan Kepulauan Seribu 6 kasus. Sementara itu, data kasus yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 745.

(mae/mae)