Kisi-kisi Usulan PPKM Darurat: WFH 100% hingga No Dine In

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 15:17 WIB
Mural melawan penyebaran virus Corona hiasi kawasan Setu, Cilangkap, Jaktim. Mural itu dibuat untuk dukung perjuangan para petugas di garda depan lawan COVID-19
Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Wacana PPKM darurat mengemuka seiring dengan lonjakan drastis kasus Corona (COVID-19) di Indonesia. Usulan mengenai PPKM darurat atau PPKM diperketat ini sudah disampaikan dalam forum lintas kementerian. Meski begitu, keputusan final akan diambil dan diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan informasi yang diterima detikcom, Selasa (29/6/2021), setidaknya ada dua usulan mengenai mekanisme PPKM darurat ini. Satu dari Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan satunya lagi dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam dokumen usulan Luhut disebutkan, PPKM darurat diusulkan berlaku pada 2-15 Juli 2021. Sejumlah sektor diperketat, di antaranya WFH 100 persen, restoran delivery only,dan 25 persen kapasitas mal.

Kegiatan olahraga, sosial, budaya, dan politik yang melibatkan banyak orang juga dilarang. Namun PPKM darurat ini tidak berlaku di semua daerah, hanya diberlakukan di kabupaten/kota di Jawa dan Bali yang mendapatkan skor level 3 dan 4 berdasarkan metode penilaian laju penularan kapasitas respons dari WHO.

Poin lain dalam usulan skema PPKM darurat itu adalah alokasi 70 persen vaksin diprioritaskan di daerah-daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi. Selain itu, jumlah testing terus ditingkatkan hingga 450 ribu per hari.

Sedangkan usulan dari tim Airlangga, WFH di zona merah tetap 75 persen, berlaku juga untuk zona oranye. Dine in tetap diperbolehkan namun dengan pembatasan hanya 25 persen saja.

Kabar mengenai usulan PPKM darurat ini belum disampaikan secara resmi oleh pemerintah. Namun, berdasarkan informasi yang didapatkan detikcom, opsi PPKM darurat ini telah sampai ke lingkar Istana. Opsi ini masih dikaji, baik dari diksi penamaan maupun substansi ketentuan-ketentuan di dalamnya.

Simak video 'Opsi PPKM Darurat Muncul Saat Corona Makin Menggila':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)