FLCCC Minta Maaf Salah Sebut Prabowo Konsumsi Ivermectin

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 11:29 WIB
Prabowo Subianto (Andhika-detikcom)
Prabowo Subianto (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Chairwoman FLCCC (Front Line Covid-19 Critical Care) Indonesia, Sofia Koswara, meminta maaf atas kekeliruannya menyebut Menhan Prabowo Subianto telah mengkonsumsi Ivermectin sejak 4 bulan lalu. Dia menyampaikan koreksi agar tidak ada kesalahpahaman di masyarakat.

"Sekali lagi kami mengucapkan mohon maaf dan terima kasih untuk perhatiannya," demikian pernyataan Sofia Koswara yang juga Vice President PT Harsen Laboratories, Selasa (29/6/2021).

Sofia menjelaskan yang dia maksud adalah adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Sofia berharap penjelasan dan ralat pernyataannya dapat dipahami.

"Terdapat kesalahan penyebutan nama oleh Ibu Sofia Koswara selaku Chairwoman FLCCC Indonesia, yang menyatakan telah memberikan obat Ivermectin sejak 4 bulan yang lalu kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Seharusnya yang diberi obat Ivermectin tersebut adalah adiknya, yaitu Bapak Hashim Djojohadikusumo," ujar Sofia.

Sebelumnya, bantahan terkait Prabowo mengkonsumsi Ivermectin sebelumnya disampaikan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

"Tidak benar bahwa Pak Prabowo telah mengkonsumsi Ivermectin," ujar Dasco kepada wartawan, Senin (28/6).

Dasco mengaku sudah mengkonfirmasi hal tersebut kepada Prabowo. Prabowo, tegas dia, sama sekali tidak pernah mengkonsumsi Ivermectin.

"Saya sudah tanyakan langsung ke beliau dan beliau membantah telah mengkonsumsi obat itu. Pak Prabowo sama sekali belum pernah mengkonsumsi obat itu," ujar Dasco.

Pernyataan Sofia yang salah menyebut Menhan Prabowo sudah mengkonsumsi Ivermectin sejak 4 bulan lalu itu disampaikan dalam sebuah webinar tentang Ivermectin, Senin (28/6). Sofia awalnya bercerita tentang momen pertemuan dengan staf khusus Prabowo, Dr Benny Octavianus. Sofia mengaku saat itu menyodorkan Ivermectin kepada Benny.

Dokter Benny pun akhirnya mengambil obat yang telah disodorkan. Dia berjanji menguji coba Ivermectin itu ke pasien-pasien COVID yang sudah kritis.

Setelah itu, Sofia pun mengirimkan lagi Ivermectin kepada dokter Benny. Akhirnya dari situlah dokter Benny merekomendasikan Ivermectin untuk dikonsumsi Prabowo. Namun ternyata Sofia salah menyebut nama. Yang dimaksud Sofia adalah Hashim, adik Prabowo.

Simak video 'Erick Thohir Siap Genjot Produksi Ivermectin Jika Hasil Ujinya Oke':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)