Doa Nabi Yunus Beserta Kisahnya dalam Perut Ikan Paus

Kristina - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 09:04 WIB
Kisah nabi
Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo
Jakarta -

Berdoa merupakan unsur paling penting dalam beribadah. Salah satu utusan Allah, Nabi Yunus AS pun pernah memanjatkan doa kepada Allah agar diberi jalan keluar dari kesulitan hidup dan sebagai bentuk taubatnya kepada Allah.

Al Quran juga memerintahkan umat muslim untuk berdoa agar permohonannya dapat terkabul dalam QS Gafir ayat 60 yang berbunyi:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS. Gafir: 60).

Dalam suatu kisah, Nabi Yunus pergi meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah. Hal ini karena kaum Ninawa tidak mau diajak beriman pada Allah SWT.

Nabi Yunus pun pergi untuk menaiki sebuah kapal bersama pengikutnya. Namun, Nabi Yunus harus dilempar ke laut setelah beberapa kali dilakukan undian. Sebab kapal yang dinaikinya kelebihan muatan dan hampir tenggelam.

Selanjutnya, atas izin Allah SWT ia diselamatkan dengan ditelan oleh ikan yang sangat besar, tetapi tidak sampai menghancurkan daging beserta tulangnya.

Salim bin Abi al-Ja'd dalam buku Tafsir Ibnu Katshir menyebutkan bahwa ikan besar tersebut ditelan lagi oleh ikan lainnya yang lebih besar sehingga keadaan gelapnya menjadi 2 kali lipat ditambah dengan kegelapan lautan.

Selama berada dalam perut ikan besar tersebut, Nabi Yunus mendengar suara tasbih ikan-ikan besar dan ikan-ikan lainnya di lautan. Bahkan ia mendengar suara tasbih telur ikan yang tidak terhitung jumlahnya.

Ahli-ahli tafsir pun berkata, Nabi Yunus sempat mengira dirinya meninggal. Namun, setelah berhasil menggerakkan anggota tubuhnya, saat itu juga ia memosisikan diri dalam keadaan sujud dan berdoa kepada Allah.

Berikut ini bacaan doa yang dipanjatkan Nabi Yunus di dalam perut ikan paus tersebut:

Doa Nabi Yunus

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Bacaan latin: lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Doa tersebut difirmankan oleh Allah SWT dalam Quran surat Al-Anbiya ayat 87:

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

Bacaan latin: wa żan-nụni iż żahaba mugāḍiban fa ẓanna al lan naqdira 'alaihi fa nādā fiẓ-ẓulumāti al lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

Artinya: "Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Menurut tafsir Kemenag, dalam doa ini Nabi Yunus sadar atas kesalahannya yang telah dilakukannya sebagai Nabi, yakni tidak sabar dan tidak berlapang dada menghadapi kaumnya.

Oleh sebab itulah, Nabi Yunus memohon ampun dan pertolongan Allah SWT untuk menyelamatkan dirinya dari keadaan sulit itu.

Nah, sebagai umat muslim, kita juga dapat memanjatkan doa Nabi Yunus saat mendapat musibah, memohon taubat, dan meminta pertolongan kepada Allah SWT. Jadi jangan lupa berdoa ya, sahabat hikmah!

Simak juga 'Bertemu Sekjen IIFA, PBNU Bahas Soal Fatwa-Islam Moderat':

[Gambas:Video 20detik]



(nwy/nwy)