Round-Up

Kala BEM UI Pertahankan Jokowi 'King of Lip Service' di Dunia Maya

Tim detikcom - detikNews
Senin, 28 Jun 2021 20:18 WIB
Ilustrasi Kampus UI, Depok
Kampus Universitas Indonesia (Grandyos Zafna/detikFOTO)
Jakarta -

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyatakan tak akan menghapus postingan yang berisi Presiden Joko Widodo atau Jokowi 'King of Lip Service'. BEM UI memiliki alasan mempertahankan unggahan Jokowi 'King of Lip Service'.

Pihak rektorat UI awalnya memanggil pengurus BEM UI pada Minggu (27/6). Pertemuan diadakan pukul 15.00 WIB. Surat undangan tersebut diteken oleh Direktur Kemahasiswaan UI, Dr Tito Latif.

UI menyatakan sangat menghargai kebebasan menyampaikan pendapat. Namun pendapat tersebut semestinya disampaikan sesuai dengan aturan yang ada. Pihak UI menyatakan BEM UI telah melanggar aturan. UI melakukan pembinaan terhadap BEM UI.

"Hal yang disampaikan BEM UI dalam postingan meme bergambar Presiden Republik Indonesia yang merupakan simbol negara, mengenakan mahkota dan diberi teks 'Jokowi: The King of Lip Service', juga meme lainnya dengan teks 'Katanya Perkuat KPK Tapi Kok?', 'UU ITE: Revisi Untuk Merepresi (?)', 'Demo Dulu Direpresi Kemudian' bukanlah cara menyampaikan pendapat yang sesuai aturan yang tepat, karena melanggar beberapa peraturan yang ada," kata Kepala Humas dan KIP UI, Amelita Lusia.

BEM UI mengaku sempat ditanyai pihak rektorat apakah unggahan Jokowi 'King of Lip Service' bisa dihapus atau tidak. Dalam pertemuan itu, tak ada permintaan dari rektorat UI agar unggahan Jokowi 'King of Lip Service' dihapus.

"Lebih tepatnya itu berbentuk pertanyaan, bukan permintaan. Pertanyaannya apakah mungkin bisa di-takedown," kata Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra, kepada detikcom, Senin (28/6/2021).

Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra. (Dok Pribadi Leon AP)Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra. (Dok Pribadi Leon AP)

Leon hadir bersama teman-temannya, yakni Wakil Ketua BEM UI Yogie Sani, Ketua DPM UI Yosia Setiadi Panjaitan, dan Wakil Ketua DPM UI II Adul Rosyid. Dari pihak rektorat UI, ada Direktur Kemahasiswaan UI Tito Latif Indra, Kasubdit Kesejahteraan Mahasiswa UI, Kepala Pengamanan Lingkungan Kampus (PLK) UI, serta Kepala Asrama UI.

Saat ditanya apakah unggahan di media sosial soal Jokowi 'King of Lip Service' itu bisa dihapus atau tidak, "Kami jawab: tidak bisa," kata Leon.

Leon menceritakan bahwa pertanyaan itu disampaikan oleh Kepala PLK UI. BEM UI tidak mau menghapus karena punya alasan tersendiri.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:



Simak Video "BEM UI Sebut Jokowi 'King of Lip Service', PPP: Sikap Kritis Biasa"
[Gambas:Video 20detik]