Pelabuhan Tanjung Priok Rugi Rp 1,8 M per Hari
Senin, 20 Mar 2006 22:31 WIB
Jakarta - Meski telah melakukan sejak pagi hari, aksi pemogokan yang dilakukan oleh Organda Tanjung Priok belum terlalu berpengaruh terhadap aktivitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Namun, akibat aksi mogok ini, Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Tanjung Priok mengalami kerugian Rp 1,8 miliar per harinya."Sampai saat ini kita antisipasi. Mudah-mudahan tidak berlanjut sampai 4 hari secara total," kata Asisten Manajer Humas Pelindo II Hambar Wiyadi kepada detikcom di Gedung Pelindo, Jl Pasoso No 1 Tanjung Priok, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2006).Hambar menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan 3 gudang dengan kapasitas 6.500 ton dan 7 tempat penampungan dengan kapasitas 600-1.200 box untuk menampung barang-barang bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok. "Sepanjang 3-4 hari kita tidak mengenakan biaya apapun, tetapi setelah 4 hari baru kita kenai biaya. Sampai saat ini cuma biaya untuk peralatan striping (biaya bongkar petikemas)," tambahnya.Hambar menjelaskan, khusus untuk bahan baku yang mudah rusak, pihaknya akan menyediakan CDC (Cargo Distribution Centre) untuk tempat penampungan sementara."Kemudian nanti pihak pemilik dapat menyewa truk-truk yang lebih kecil dan yang tidak tergabung dalam Organda," jelasnya.
(atq/)











































