BNN Sulbar Tangkap Pengedar 500 Gram Sabu Jaringan Malaysia, 2 Pelaku IRT

Abdy Febriady - detikNews
Senin, 28 Jun 2021 14:37 WIB
IRT jaringan sabu 500 gram ditangkap di Sulbar (Abdy/detikcom).
IRT jaringan sabu 500 gram ditangkap di Sulbar. (Abdy/detikcom)
Polman -

Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Barat (BNNP Sulbar) menangkap 3 pengedar 500 gram sabu jaringan Malaysia. Dua di antara pelaku merupakan ibu rumah tangga (IRT).

Ketiga tersangka masing-masing bernama Basri (44), Mina (55), dan Madinah (49). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Polewali Mandar. Madinah diketahui bertindak sebagai kurir, sedangkan Basri dan Mina merupakan pemesan barang haram tersebut.

Terungkapnya keterlibatan ketiga tersangka dalam sindikat peredaran narkotika jaringan internasional ini berawal ketika tim BNN Polewali Mandar meringkus tersangka Madinah saat melintas di jalur Trans Sulawesi, Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Madinah diketahui baru saja pulang dari Malaysia melalui jalur laut, dan turun di Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan.

"Ibu Dinah membawa kurang lebih 500 gram sabu dari Tarakan, kemudian menggunakan kapal laut menuju Parepare. Dari Parepare menggunakan angkutan carter untuk menuju ke wilayah Polewali Mandar," ujar Kepala BNNP Sulbar Brigjen Sumirat kepada wartawan di halaman kantor BNNK Polman, Senin (28/06/2021).

Dari keterangan tersangka Madinah, diketahui sabu yang dibawanya dari Malaysia itu merupakan pesanan tersangka Basri dan Mina.

"Ibu Mina yang saat itu berada di Palu dan beliau meminta agar barang itu diantarkan ke Palu, yang akan diterima juga oleh seseorang yang bernama Basri," terang Sumirat.

Setelah melakukan pengembangan, Tim BNNP Sulbar dan BNNK Polman langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka Basri dan Mina, yang diketahui sedang berada di kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Jadi ibu Mina dan Basri kita amankan di Palu, mungkin tau kalau kita kejar di sini (Polman) makanya beliau pergi ke Palu," jelasnya.

Dari tangan ketiga tersangka, petugas BNNP Sulbar dan BNNK Polman mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu, sebanyak 500 gram.

"Basri saat ini sedang sakit, dan sudah kita amankan juga. Saat ini berada di BNNP Sulawesi Barat," pungkas Sumirat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dijerat menggunakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara.

(nvl/nvl)