Tuntut Freeport Ditutup, 200 Pendemo Bakar Bush

Tuntut Freeport Ditutup, 200 Pendemo Bakar Bush

- detikNews
Senin, 20 Mar 2006 16:43 WIB
Jakarta - Aksi protes atas keberadaan PT Freeport, ExxonMobil, dan Newmont Minahasa Raya di Indonesia terus bergulir. Sekitar 200 orang dari Front Rakyat Indonesia berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (20/3/2006).Mereka tiba sekitar pada pukul 14.30 WIB, dengan membawa sebuah wayang-wayangan bergambar Presiden Bush yang terbuat dari triplek. Bush digambarkan bertaring seperti drakula. Tangan kanan memegang uang dolar dan tangan kiri memegang roket. "Kami menuntut agar pemerintah Indonesia segera menutup PT Freeport, menarik pasukan TNI dan Polri dari Papua. Batalkan kontrak karya pemerintah dengan ExxonMobil, Newmont dan perusahaan AS lainnya," teriak demonstran.Selain membawa wayang-wayangan Bush, massa juga membawa sebuah bendera AS berukuran 2 x 1,5 meter. Mereka juga menuding pemerintahan SBY-JK sebagai boneka dari AS.Setelah satu jam berorasi, pada pukul 15.30 WIB massa membakar bendera dan wayang Bush. Sempat terjadi ketegangan antara demonstran dengan aparat yang hendak melempar telur dan tomat yang sudah mereka siapkan. Namun, aparat berhasil mengamankannya.Sesaat setelah ketegangan itu, aksi demo terus berlanjut. Mereka berlompat dan meneriakkan yel-yel lagu perjuangan mengelilingi patung dan bendera yang dibakar. Sekitar 3 SSK pasukan Pengendalian Massa (Dalmas) Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Brimob dikerahkan untuk mengamankan aksi ini. Suasana lalu lintas pun padat merayap.Pada pukul 16.00 WIB, massa meluncur menuju Istana untuk melanjutkan aksinya. (mly/)


Berita Terkait