Dilanda Euforia, Cepu Banjir Spanduk Dukungan Eksploitasi

Dilanda Euforia, Cepu Banjir Spanduk Dukungan Eksploitasi

- detikNews
Senin, 20 Mar 2006 16:18 WIB
Cepu - Gairah dan euforia melanda Cepu. Puluhan spanduk membanjiri kecamatan penghasil minyak ini, bak tak sabar ingin wilayahnya segera dieksploitasi.Pro kontra Blok Cepu memang sedang hangat. Ditambah lagi isu kedatangan kelompok Islam menentang ExxonMobil sebagai lead operator Blok Cepu.Pantauan detikcom di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Senin (20/3/2006), hampir setiap sudut diwarnai spanduk dukungan eksploitasi Blok Cepu.Saat menginjak jembatan perbatasan Padangan Bojonegoro-Cepu, sebuah spanduk besar sudah menyambut mesra, "Masyarakat mendukung siapa pun operator Blok Cepu".Beberapa meter kemudian, tepatnya di Bundaran Ketapang ada spanduk "Welcome Exxon-Pertamina di Blok Cepu".Terlihat juga di Jl Diponegoro spanduk "Bersama Exxon-Pertamina, kami siap berkarya" dan "Rakyat menunggu eksploitasi Blok Cepu".Di Pasar Cepu yang menjadi sentra kegiatan ekonomi masyarakat setempat juga ada spanduk "Blok Cepu bukan ladang isu".Puluhan spanduk bernada serupa pun terbentang di berbagai sudut. Uniknya, ada beberapa kemiripan wujud spanduk. Tipikal hurufnya sama, warna kain sama yakni putih. Yang membedakan, warna tulisannya ada yang biru, hitam, merah. Kelompok yang mengatasnamakan spanduk juga berbeda-beda.Sejumlah kelompok itu antara lain Pemuda Pancasila, Wong Pinggiran, Masyarakat Cepu, Tunas Asri, dan Warga Blora.Diduga maraknya spanduk tersebut untuk menandingi kedatangan massa anti-Exxon dari Jawa Tengah. Namun hingga Senin sore ini tidak ada tanda-tanda kedatangan mereka."Masyarakat Cepu sebenarnya cenderung apatis terhadap isu minyak, apalagi dikaitkan dengan politik. Di sini orangnya cenderung tidak mau tahu soal politik dan tidak mau rame-rame," ujar seorang warga yang tak bersedia disebutkan namanya saat ditemui di salah satu rental komputer.Sementara kantor Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan ExxonMobil, terlihat lengang. Kendaraan operasional yang biasanya aktif lalu lalang, hari ini tak terlihat kesibukan.Menurut informasi warga setempat, mobil operasional MCL untuk sementara dikandangkan oleh kontraktornya, terlebih karena mobilnya bersifat outsourcing (kontrak). Namun tidak terkonfirmasi alasan pastinya.Ketika meninggalkan Cepu menuju Bojonegoro, di jembatan perbatasan terpasang spanduk perpisahan berbunyi, "Masyarakat menunggu eksploitasi Blok Cepu". Tak sabar rasanya... (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads