RS Swasta di Bekasi Full, Pasien Berbondong-bondong ke RSUD

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 21:03 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Kota Bekasi melonjak seiring meningkatnya kasus Corona di Indonesia. Tenda darurat pun didirikan sebagai ruang IGD pasien Corona.
Pasien di tenda darurat di depan RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Bekasi -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyebut rumah sakit swasta di Bekasi, sudah full. Sehingga sejumlah pasien Corona berbondong-bondong ke RSUD dr Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi yang menyebabkan kondisi overkapasitas di instalasi gawat darurat (IGD).

"Karena orang ini sudah dari puskesmas sudah mendapatkan kesulitan, RS swasta juga sudah full, sehingga mereka mencari yang mudah, ya yang mudah itu ke rujukan utama di RSUD Chasbullah ini," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, dalam keterangan Pemkot Bekasi, Sabtu (26/6/2021).

Diketahui belakangan ini, RSUD Kota Bekasi sedang disorot lantaran viralnya sebuah video yang menampilkan pasien meluber hingga tiduran di parkiran dan mobil pikap. Menyikapi hal ini, Pemkot Bekasi beserta pihak rumah sakit menambah 3 tenda darurat dari BPBD.

"Artinya memang kapasitas kita tidak akan selesai kalau kita tidak melakukan upaya dalam hal ini, saya minta kepala Dinkes kepala RSUD untuk memasang tenda (lagi) semua saya tutup parkir kita pindahkan ke lapangan alun-alun parkiran mobil dokter dan jajaran direksi rumah sakit kita arahkan ke Al-Barkah dan area parkir di blok F," tutur Rahmat Effendi.

3 tenda tersebut terpasang di depan RSUD Kota Bekasi. Tenda ini berfungsi sebagai triase atau 'ruang tunggu' untuk menyeleksi pasien baik yang terpapar COVID-19 maupun non COVID-19.


Viral Video Pasien Tiduran di Parkiran

Viral beredar sebuah video memperlihatkan sejumlah pasien di RSUD Bekasi, dirawat di luar ruang perawatan. Pasien-pasien itu terbaring dan di observasi di parkiran hingga mobil bak terbuka.

Pasien tidur di parkiran di depan RSUD Bekasi (tangkapan layar)Foto: Pasien tidur di parkiran di depan RSUD Bekasi (tangkapan layar)

Peristiwa itu terjadi Jumat (25/6/2021) pagi. Usut punya usut, pasien di RSUD Bekasi mengalami lonjakan seiring angka kasus positif Corona di Jabodetabek yang terus meningkat.

Direktur RSUD Bekasi, Kusnanto Saidi, mengatakan pasien-pasien itu tengah dalam pemeriksaan awal. Berhubung tenda darurat penuh, maka antrean pasien pun terjadi hingga di luar triase atau 'ruang tunggu'.


IGD Overkapasitas

Dia menyebut antrean pasien di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) karena overkapasitas.

" Terkait antrian tersebut. Kami sudah memantau sejak tadi malam, namun pagi hari tadi ternyata banyak antrian pasien yang datang. Banyak warga yang meminta dirujuknya ke RSUD, dan kapasitas tenda tidak tertampung," ucap Kusnanto.

Agar pasien tak lagi tidur di parkiran hingga pikap, RSUD menyiapkan lorong Gedung A yang muat 15 tempat tidur (bed) dan lorong Gedung E yang muat 45 tempat tidur.

(isa/imk)