Cuma di Bali, Warga Ikut Vaksinasi COVID Bisa Rekreasi Naik Tank TNI

Sui Suadnyana - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 19:21 WIB
Foto: Dok Kodam IX/Udayana
Foto: Foto: Dok Kodam IX/Udayana
Denpasar -

Masyarakat yang mengikuti vaksinasi COVID-19 di Bali kini bisa sembari melakukan rekreasi atau berwisata. Pihak Kodam IX/Udayana menghadirkan kegiatan vaksinasi sembari rekreasi naik tank tempur TNI.

Vaksinasi rekreasi itu dihadirkan Kodam IX/Udayana di Gelanggang Olahraga (GOR) Prajaraksaka yang berlokasi di wilayah Desa Adat Kepaon, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Selain naik tank tempur/panser, peserta juga bisa rekreasi dengan berenang.

"Ini satu-satunya di Indonesia ini, yang lain belum ada," kata Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IX/Udayana, Kolonel Ckm I Made Mardika saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/6/2021).

Mardika menuturkan, ide vaksinasi rekreasi naik tank tempur dan renang tersebut muncul dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. Hal itu dihadirkan agar kegiatan vaksinasi tidak dilakukan secara monoton.

"(Biasanya) calon (peserta) vaksin, datang, duduk, dilayani habis itu pulang. Ya karena untuk itu, beliaunya (Pangdam) punya pemikiran naik (tank) panser yang sudah disiapkan. Terus kolam renang juga ada di Kepaon, akhirnya terealisasi," kata dia

"Jadi itu gratis, tidak dipungut biaya. Silahkan lah. Ini kan untuk kemanunggalan TNI dan rakyat. Ini untuk menambah animo masyarakat (bahwa) vaksin adalah aman. Kita senang-senang saja divaksin gitu lho," imbuhnya.

Selain untuk menambah animo masyarakat, Mardika menjelaskan bahwa vaksinasi rekreasi ini juga untuk mengedukasi masyarakat agar lebih mengenal TNI. Terlebih masyarakat biasanya hanya melihat tank tempur TNI hanya di televisi atau di media lainnya.

Foto: Dok Kodam IX/UdayanaFoto: Dok Kodam IX/Udayana

"Mereka kan lihat cuma di tv, di media-media saja. Apa itu tank, apa itu panser TNI, terus di mana tempatnya, selama ini kan disimpan. Ternyata tadi ada masyarakat juga yang bilang 'oh ternyata ada di dalamnya'. Dikira di luarnya saja," tutur Mardika.

"Itu kan ada penumpangnya juga bisa di dalam kalau area-area latihan atau perang kan pasukan di dalamnya sembilan orang atau tujuh orang. Mereka (peserta vaksinasi) juga bisa keliling (naik teng sebanyak) tiga kali, terus selesai (lalu) foto-foto," jelasnya.

Menurut Mardika, animo masyarakat untuk mencoba naik tank tempur TNI sangat besar, terutama anak-anak. Biasanya mereka yang mengikuti vaksinasi mengajak keluarga dan anak-anak. Sembari orang tuanya mengikuti vaksinasi, anak-anak mereka mencoba naik tank tersebut.

Pihak Kodam IX/Udayana menerjunkan sebanyak lima tank tempur dalam vaksinasi rekreasi tersebut. Tank/panser merupakan milik dari Detasemen Kavaleri (Denkav) 4/Shima Pasupati yang markas komandonya berada di Jalan Kediri, Kuta, Kabupaten Badung.

Untuk diketahui, vaksinasi rekreasi ini dilaksanakan selama satu hari oleh Kodam IX/Udayana. Jumlah peserta yang ikut yakni sebanyak 546 orang dari berbagai wilayah.

Apakah ke depan vaksinasi rekreasi tank tempur dan renang ini bakal terus dihadirkan? Mardika mengaku masih menunggu petunjuk dari Panglima Kodam IX/Udayana.

"Setelah ini kita laporkan (kepada Pangdam), karena tadi itu kan (baru) awal. Kalau memang perintah beliau lanjutkan ya kita mulai lagi hari Senin. Tergantung Panglima Kodam saja," jelas Mardika.

Di sisi lain, Mardika menilai bahwa masyarakat saat ini sudah semakin berani untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. Sebab pada awalnya masyarakat sedikit sulit untuk dikumpulkan.

"Awal-awal kan susah kita mengumpulkan mereka. Tadi (ada) 546 orang. Ada yang dari KTP Karangasem, bebas KTPnya. Mau KTP Jakarta silakan, yang penting kan 70 persen masyarakat yang akan divaksin, tidak masyarakat di Bali saja, tidak di Denpasar. Pokoknya animo besar," jelas Kakesdam.

(isa/isa)