Jokowi Tantang Target Vaksinasi Corona Digandakan, Polda-polda Sanggup

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 11:14 WIB
Presiden Jokowi Tinjau PPKM Mikro di Jakpus
Presiden Joko Widodo (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Jokowi melakukan peninjauan vaksinasi COVID-19 di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. Jokowi memantau proses vaksinasi massal untuk warga.

Jokowi terlihat didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Ganip Warsito. Kunjungan Jokowi tersebut disiarkan secara langsung lewat YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (26/6/2021).

Jokowi tampak melihat langsung proses penyuntikan vaksinasi COVID-19. Sesekali Jokowi mengajak warga yang hendak ataupun sudah divaksin berdialog. Dia juga mengajak bicara beberapa tenaga kesehatan di lokasi.

Selain memantau vaksinasi di Lapangan Bhayangkara, Jokowi memantau proses vaksinasi di seluruh daerah Indonesia melalui virtual. Jokowi menerima laporan dari kapolda di daerah, seperti di Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi melaporkan kepada Jokowi proses vaksinasi di Jawa Tengah. Lutfi mengatakan Jawa Tengah telah memperoleh 141 ribu vaksin dan akan terbagi habis hingga pukul 17.00 WIB nanti.

Jokowi juga menanyakan kepada Luthfi apakah Jawa Tengah siap jika pemberian vaksin ditambah. Luthfi mengaku siap.

"141 ribu dalam satu hari. Kalau ditingkatkan dua kali bisa nggak?" tanya Jokowi dan dijawab 'Sanggup, Bapak' oleh Luthfi.

Selain itu, Jokowi menanyakan perkembangan COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah. Luthfi menyampaikan kasus aktif COVID di Kudus sudah menurun.

"(Kudus) angka aktif turun menjadi 1.785, sebelumnya puncaknya 2.480. Kemudian BOR turun 84 persen, kami hari ini bergeser ke Jepara dengan melakukan metode yang sama dengan pelaksanaan di Kudus, Bapak," ungkap Luthfi.

Setelah dari Jawa Tengah, Jokowi menerima laporan dari Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra. Panca mengatakan proses vaksinasi di Sumut berjalan di 164 titik, total warga yang akan divaksinasi hari ini di Sumut ada 66.790, melebihi target 62.750.

"Vaksin yang kami terima yang kami suntikkan 66.790 masyarakat yang akan menerima vaksin hari ini itu berasal dari Bapak Kapolri, yaitu sebesar 121 ribu dosis yang kami terima beberapa saat yang lalu. Sampai saat ini dari 121 ribu dosis tersebut, sudah tersuntikkan 101 ribu dosis. Artinya tinggal 20 ribu lagi yang akan kami selesaikan sampai nanti tanggal 30 Juni 2021," kata Panca.

Adapun vaksinator, kata Panca, terdiri atas 475 tim dari Dinkes Provinsi, pemkot, dan TNI. Terhitung saat ini, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi di Sumut ada 6.000 warga.

Dalam kesempatan ini, Panca meminta Jokowi menambah dosis vaksin di Sumut. Hal ini guna memenuhi target vaksinasi.

"Sampai saat ini sebetulnya Pak Kapolri berikan 121 ribu dari target seharusnya 160 ribu, tapi kemarin kami terima 121 ribu. Mengingat antusiasme masyarakat, kami mohon izin Pak Presiden dan Kapolri kiranya kekurangan kurang-lebih 60 ribu bisa dipenuhi Bapak Presiden, sehingga capaian kita saat ini untuk di wilayah Sumut mencapai 75 persen secara keseluruhan dari 2.300 ribu orang target kita," tutur Panca.

Setelah itu, Jokowi menerima laporan dari Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Jokowi pun mengatakan pada Agustus nanti dia akan memberi target vaksinasi dua kali lipat dari saat ini.

"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas acara vaksinasi massal pada pagi hari ini yang dikerjakan secara serentak di seluruh polda, seluruh kodam, dan kerja sama dengan pemda. Saya berharap dimulai hari ini target 1 juta vaksin (per hari) untuk seluruh Indonesia betul-betul terus kita jaga sampai akhirnya Juli. Dan Agustus nanti akan kita beri target dua kali dari yang ada sekarang ini," tutup Jokowi.

Lihat Video: Jokowi: Jika Ada Kesempatan Vaksinasi, Ambil dan Jangan Menolak!

[Gambas:Video 20detik]



(zap/imk)