Video 20Detik

Video Dilema Perajin Peti Mati di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19

dtv - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 08:02 WIB
Jakarta -

Permintaan peti mati meningkat tajam seiring melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia. Salah satunya dialami perajin peti mati di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Kalau sekarang sih tidak seperti biasanya, semenjak COVID ini bertambah sih. Tadinya sehari cuma lima peti, sekarang 15-20, kadang lebih," ujar Suherman, perajin peti mati, saat ditemui detikcom pada Sabtu (25/6/2021).

Meningkatnya permintaan peti mati membuat Suherman dan timnya kewalahan. Ia pun menambah orang untuk membantu proses produksi.

"Kalau dipikir-pikir, ya engap juga. Biasanya cuma dikit, lima orang. Sekarang hampir tujuh sampai delapan pekerja," paparnya.

Meski bisnis kian bergairah, Suherman mengaku prihatin terhadap kondisi saat ini. Terlebih pesanan peti mati yang datang lebih banyak untuk jenazah yang terpapar COVID-19. Ia pun mengaku tak ingin mengambil untung dari krisis yang terjadi.

"Kita sih kalau bisa mah jangan sampai, tapi namanya memang keadaan begini, ya mau nggak mau sih kita jadi siap dah. Jadi bantu. Kalau umpamanya kita nyari 'ini' sih, ya nggak sih. Kalau bisa mah, agak berkurang, jangan sampai COVID ini (melonjak) lagi," imbuhnya.

(alj/alj)