Larry Mengamuk di Australia

Larry Mengamuk di Australia

- detikNews
Senin, 20 Mar 2006 15:01 WIB
Jakarta - Bencana topan dahsyat melanda wilayah timur laut Australia. Dengan kecepatan angin mencapai 290 kilometer per jam, topan ini dianggap sebagai bencana alam paling ganas di negeri Kangguru itu dalam beberapa dekade terakhir.Akibat amukan topan tropis Larry ini, atap-atap rumah beterbangan, listrik mati dan warga dilanda ketakutan. Banyak rumah dilaporkan hancur dan sejumlah panen senilai jutaan dolar musnah diamuk Larry."Sangat mengerikan, kami semua menangis," ujar Amanda Fitzpatrick, pemilik sebuah motel di Innisfail, sebuah kota pertanian di negara bagian Queensland yang dilanda topan.Sejauh ini belum diketahui ada tidaknya korban jiwa akibat badai yang masuk kategori 5 atau level tertinggi ini. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (20/3/2006).Perdana Menteri (PM) Australia menyatakan, pemerintah dan militer akan berbuat semampunya untuk membantu para korban. Howard mengaku sangat yakin tidak akan timbul kekacauan seperti yang terjadi di New Orleans, Amerika Serikat tahun 2005 lalu menyusul terjangan badai Katrina. "Jika ada aset militer yang dibutuhkan, maka itu semua sudah disiapkan," tegas PM Howard kepada wartawan setempat.Akibat topan, sekitar 50 ribu rumah penduduk dan kantor di daerah bencana mengalami mati lampau. Namun untunglah, ratusan orang telah dievakuasi dari kota-kota pantai sebelum badai ini melanda Cairns dan Townsville, dua kota terbesar di wilayah tersebut.Topan Larry ini dianggap jauh lebih mematikan dari Topan Tracy yang menewaskan hingga 71 orang di Kota Darwin, Australia utara pada tahun 1974 silam. Saat itu, sekitar 20 ribu orang kehilangan tempat tinggal mereka. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads