Calon Direksi BUMD yang Berasal dari Timses Bobby Disorot!

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 22:34 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Wali Kota Medan Bobby Nasution. (Datuk Haris Molana/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Medan merupakan penggawa tim sukses (timses) Bobby Nasution saat Pilkada Medan 2020. Anggota DPRD Kota Medan menyoroti hal tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Kota Medan Rudiawan Sitorus awalnya menyebut BUMD itu harus bisa memberi manfaat untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Untuk mencapai itu, dia menilai harus ada direksi yang dipilih berkompeten.

"Ya yang pertama BUMD Kota Medan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi PAD di Pemko Medan. Artinya kalau itu yang menjadi harapan maka kompetensi itu harus lebih dahulu daripada negosiasi. Mengapa? Karena bagaimana mungkin orang yang tidak punya kompetensi untuk mengelola BUMD kemudian ditempatkan menjadi direksi, menjadi pimpinan yang nantinya justru akan membuat BUMD itu juga tidak memiliki daya guna?" sebut Rudiawan saat dihubungi, Jumat (25/6/2021).

"Jadi sayang sekali ketika BUMD yang sudah diberikan APBD, diberikan suntikan dana untuk diharapkan lebih besar memberikan PAD di Pemko Medan ini malah justru itu menjadi tempat untuk penempatan-penempatan timses saja, misalnya. Silakan itu timses yang ditempatkan tapi harus punya kompetensi bukan hanya sekedar timses, tapi dia memang memiliki kompetensi untuk memimpin BUMD itu," sebut Rudiawan.

Rudiawan menyebut, jika pun timses, kompetensinya harus jelas. Dia minta agar penilaiannya dilakukan oleh pihak independen.

"Harus jelas dan harus melalui penilaian dari pihak pihak yang independen. Kita sudah capek juga misalnya BUMD ini asal kita RDP asyik rugi aja laporannya," ujar Rudiawan.

Rudiawan menilai selama ini belum terlihat ada peningkatan BUMD di Kota Medan. Dia merekomendasikan BUMD tersebut disetop saja.

"Nggak ada peningkatan. Jadi untuk apa. Kalau memang BUMD itu tidak ada peningkatan bagusnya disetop aja, nggak usah ada BUMD, kita setop aja, kita gunakan dana itu untuk hal-hal yang lain misalnya, kalau memang tidak ada manfaatnya," sebut Rudiawan.

Rudiawan menyebut, jika nantinya sudah ada direksi baru, dia berharap BUMD bisa memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Medan. Dia berharap BUMD itu dikelola dengan profesional oleh orang-orang yang tepat.

"Harapan kita, saya di Komisi III ya, yang selalu mengevaluasi BUMD-BUMD yang ada di Kota Medan ini. Harapan kita ke depan BUMD yang ada ini bisa memberikan kontribusi kepada PAD Kota Medan sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Medan. Saya yakin ya kalau BUMD itu dikelola dengan profesional dengan orang-orang yang betul-betul tepat ditempatkan di situ, saya yakin BUMD ini bisa memberikan kontribusi besar bagi PAD Kota Medan," ucap Rudiawan.

Selanjutnya, Bobby minta tak dipersoalkan: