Manfaat Puasa Ayyamul Bidh bagi Umat Islam, Apa Saja?

Rahma Indina Harbani - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 10:06 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing at night. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem.n
Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph/Manfaat Puasa Ayyamul Bidh bagi Umat Islam, Apa Saja?
Jakarta -

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa pada tanggal 13, 14, 15 setiap bulan Qamariyah (tahun hijriyah) untuk dilaksanakan puasa sunnah. Puasa inilah yang disebut dengan puasa ayyamul bidh.

Puasa ayyamul bidh disebut juga dengan puasa hari-hari putih. Dalam buku Inilah Alasan Rasulullah SAW Menganjurkan Puasa Sunah karya H AmIrulloh Syarbini dan Hj Iis Nur'aeni Afgandi dijelaskan, hari tersebut bertepatan dengan bulan yang terang sehingga tampak putih.

Anjuran untuk berpuasa hari-hari putih tersebut dijelaskan langsung oleh Rasulullah kepada Abu Dzar al-Ghiffari, Rasulullah SAW bersabda:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Artinya: "Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah)." (HR Tirmidzi).

Layaknya ibadah lain, puasa ayyamul bidh memiliki banyak keutamaan. Selain itu, puasa ayyamul bidh memiliki banyak manfaat bagi umat Islam.

Berikut manfaat puasa ayyamul bidh dan keutamaannya

1. Setara dengan berpuasa setahun penuh

Keutamaan dari berpuasa ayyamul bidh salah satunya adalah mendapatkan pahala yang nilainya setara dengan berpuasa setahun penuh. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW dalam haditsnya,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ

Artinya: Rasulullah SAW biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah). Dan beliau bersabda, "Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun." (HR Abu Daud).

2. Puasa sunnah yang tidak pernah ditinggalkan Nabi SAW

Dikutip dari Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah yang ditulis Nur Solikhin, Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan amalan puasa ayyamul bidh. Rasulullah SAW dalam haditsnya telah menjelaskan puasa ayyamul bidh

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Artinya: "Rasulullah SAW berpesan kepadaku tiga hal yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati, yaitu berpuasa setiap tiga hari pada setiap bulannya, mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha, serta shalat witir sebelum tidur." (HR Bukhari Muslim).

3. Membersihkan organ pencernaan

Puasa ayyamul bidh juga dapat bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya untuk membersihkan organ pencernaan, terutama di bagian usus besar. "Efeknya pencernaan pun akan lebih lancar," kata pakar nutrisi Rachel Olsen dikutip dari detikHealth.

4. Memicu proses pembakaran protein yang hancur

Menurut Olsen, dengan puasa selama tiga hari berturut-turut akan memicu proses pembakaran protein yang sudah hancur. pada tubuh kita agar tidak terbuang sia-sia. "Jadi karena tubuh kita tidak ada sumber energi, maka protein yang sudah rusak akan dibakar di dalam tubuh. Istilahnya seperti didaur ulang," katanya.

5. Mengurangi Lemak

Berpuasa juga dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh kita. Karena dengan berpuasa, energi dalam tubuh kita dihasilkan oleh pembakaran sisa glukosa dalam tubuh. Jadi selain mendapat pahala, puasa juga dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Itulah manfaat-manfaat yang bisa didapat bagi umat muslim yang puasa ayyamul bidh. Jadi, jangan lupa puasa, ya!

(row/row)