Riza Jamin Pasar Tetap Buka Saat Rusun Pasar Rumput Jadi Lokasi Isolasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 19:48 WIB
Wagub DKI saat mengecek kesiapan Rusun Pasar Rumput menjadi tempat isolasi pasien Corona (dok. Pemprov DKI)
Wagub DKI saat mengecek kesiapan Rusun Pasar Rumput menjadi tempat isolasi pasien Corona. (dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Pemerintah menyiapkan Rusun Pasar Rumput sebagai lokasi isolasi pasien Corona atau COVID-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menjamin aktivitas Pasar Rumput yang berdampingan dengan rusun tetap aman.

"Pasar tentu tidak terhubung secara langsung. Ada mekanisme keluar-masuk agar steril terjaga," kata Riza saat meninjau kesiapan lokasi isolasi di Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2021).

Riza mengatakan Pemprov DKI, melalui PD Pasar Jaya, akan mengatur alur keluar-masuk warga. Pihaknya juga menyiapkan pembatas yang memisahkan kegiatan di pasar dengan gedung isolasi.

"(Sehingga) pasar tidak perlu direlokasi, cukup diberi pembatas," ucapnya.

Riza mengatakan total ada 1.984 kamar yang terdapat di 3 tower Rusun Pasar Rumput. Satu kamar akan diisi 4 tempat tidur.

"Totalnya berarti, kurang-lebih 7.936 tempat tidur yang akan dipersiapkan," jelasnya.

Politikus Gerindra itu menyampaikan berbagai fasilitas telah ditambahkan di rusun ini, mulai dari AC hingga peralatan medis. Pembukaan tower di Rusun Pasar Rumput untuk lokasi isolasi mandiri akan dilakukan secara bertahap.

"Dalam waktu cepat siap, dalam seminggu ke depan sudah mulai siap dalam bertahap. Tower 1 diutamakan nanti seterusnya tower 2 dan tower 3," ucapnya.

Menurutnya, kesiapan ruang isolasi bagi pasien COVID-19 harus dilakukan lebih cepat daripada laju penambahan kasus Corona. Dia meminta masyarakat disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak demi terhindar dari COVID-19.

"Sekalipun kita tahu lonjakan COVID luar biasa hari ini dan ini angka yang tinggi sekali dalam perjalanan COVID 1,5 tahun ini " ujarnya.

Plt Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Dody Rusmana, mengatakan Rusun Pasar Rumput dan Rusun Nagrak akan terintegrasi dengan Wisma Atlet. Nantinya, Satgas COVID-19 akan mengarahkan pasien tak bergejala dirawat di dua lokasi ini.

"Jadi nanti 2 ini (Rusun Pasar Rumput dan Rusun Nagrak) jadi 1 manajemen dengan Wisma Atlet, sehingga bisa kita optimalkan penanganan pasien COVID ini dengan baik. Jadi kalau penuh di Wisma Atlet, kita bisa ada di Nagrak dan Pasar Rumput," jelas Dody.

Sebelumnya, pemerintah menambah dua tempat isolasi pasien Corona (COVID-19), yakni di Rusun Pasar Rumput dan Nagrak. Dari dua tempat itu, pemerintah menambah tempat tidur isolasi sebanyak 7.000.

"Hal ketiga yang kita lakukan adalah menambah tempat isolasi. Kita tahu bahwa Wisma Atlet yang tadinya sekitar 5.994 sudah kita naikkan sampai ke level 7.000, tapi kemudian kasus konfirmasinya naik terus. Itu pun juga semakin hari semakin penuh. Jadi kita sudah menambah 2 tempat isolasi baru," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers, Jumat (25/6).

(haf/haf)