Oknum Polisi Bakar Istri-Terlibat Perkosaan, Anggota DPR Soroti Kejiwaan

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 06:13 WIB
Arsul Sani
Foto: Arsul Sani (Mochamad Zhacky Kusumo/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP, Arsul Sani, meminta Polri menindak tegas secara hukum dan etik kepada oknum polisi yang melakukan tindak pidana seperti pemerkosaan di Polsek Jailolo Selatan hingga membakar istri di Papua Barat. Arsul menyoroti beban tugas yang mempengaruhi kejiwaan.

"Di masa pandemi COVID-19 ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa beban tugas para anggota Polri di lapangan juga semakin berat. Di banyak daerah mereka juga merupakan garda terdepan di luar jajaran tenaga kesehatan. Sehingga tidak tertutup kemungkinan tingkat stres bertambah tinggi dan ini tentu juga mempengaruhi emosi mereka," kata Arsul saat dihubungi, Kamis (24/6/2021) malam.

Arsul menyinggung sejumlah kasus yang belakangan terjadi seperti pembakaran yang dilakukan oknum polisi terhadap istri sendiri hingga pemerkosaan remaja di Polsek. Dia menilai perlu pemeriksaan kejiwaan bagi para personel polisi yang bertugas di lapangan.

"Peristiwa pembakaran di Sorong dan adanya perilaku-perilaku menyimpang lainnya karena ini perlu diteliti lebih mendalam untuk mengetahui level tekanan kejiwaan para anggota Polri terutama yang bertugas di lapangan di masa pandemi COVID ini. Meski penindakan terhadap perilaku menyimpang tetap perlu dilakukan, namun jika akumulasinya tinggi, kecenderungan yang makin banyak, maka Komisi III melihat perlu ada pendalaman terhadap kejadian-kejadian seperti itu," ujarnya.

"Tentu kalau kita bicara sisi penindakan jika perbuatan itu masuk dalam ranah tindak pidana, maka ya tetap harus diproses pidana dan juga diproses secara etik," sambung Arsul.

Lihat juga video 'Detik-detik Penangkapan Rangga, Aktor Perampokan-Pemerkosaan ABG Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]



Simak kasus-kasus mencolok yang dilakukan oknum polisi belakangan ini di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2