4 Kali Tes Swab PCR dalam 21 Hari, Gubernur Aceh Masih Positif Corona

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 03:36 WIB
Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyantuni anak yatim di peringatan 16 tahun tsunami
Foto: Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyantuni anak yatim di peringatan 16 tahun tsunami (dok. Tangakap Layar)
Banda Acehj -

Gubernur Aceh Nova Iriansyah masih dinyatakan positif Corona meski sudah menjalani isolasi mandiri selama 21 hari. Kondisi Gubernur Aceh Positif Corona diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan swab keempat.

"Tanggal 21 Juni, tim medis kembali melakukan uji swab (terhadap pak gubernur) dan hasilnya masih tetap positif COVID-19," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).

Dia menjelaskan, Nova diketahui terpapar Corona setelah melakukan pemeriksaan swab, Senin (31/5) lalu. Tim dokter meminta politikus Partai Demokrat itu melakukan isolasi mandiri untuk mencegah penularan.

Empat hari berselang, Nova menjalani tes swab kedua. Hasilnya, dia masih dinyatakan positif COVID sehingga melanjutkan isolasi mandiri. Tes swab ketiga dilakukan, Senin (14/6) dengan hasil yang sama.

"Kondisi positif berlanjut bagi pasien Covid-19 bukanlah fenomena baru. Ada banyak evidence-nya di dalam dan luar negeri," ujar Saifullah.

Sementara itu, dokter yang menangani Nova, dr. T. Zulfikar mengatakan, kondisi Nova ketika pertama kali diketahui positif Covid-19 tidak menunjukkan gejala. Dua hari berselang, Nova disebut memiliki gejala ringan seperti batuk, pegal-pegal dan hilang penciuman.

"Jadi kriteria pertama yang kita anggap sebagai tanpa gejala, kemudian dari tim medis kita menyampaikan bahwa ini dengan gejala ringan," jelas Zulfikar

Setelah beberapa menjalani isolasi mandiri, kata Zulfikar, gejala yang dialami Nova mulai hilang. Kondisi Nova disebut sudah membaik meski masih positif COVID.

"Sekarang Alhamdulillah gejala batuk ringan sudah tidak ada lagi dan penciuman juga sudah normal," sebutnya.

Tim dokter disebut meminta Nova kembali melanjutkan Isolasi mandiri hingga negatif COVID. Hal itu dilakukan sesuai protokol kesehatan COVID-19 yang berlaku, baik secara global maupun di Indonesia.

ih Terjangkit Corona

(agse/aik)