Begini Potret Kerumunan Massa di Luar Lokasi Sidang HRS

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 10:25 WIB
Jakarta -

Massa simpatisan Habib Rizieq hendak mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Namun massa dicegat blokade polisi. Begini penampakannya.

Pantauan detikcom di sekitar flyover Stasiun Klender, Jl I Gusti Ngurah Rai yang mengarah ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (24/6/2021), tampak massa memenuhi jalanan. Mereka terlihat berkerumun.

Massa mayoritas mengenakan masker. Beberapa di antaranya mengenakan peci.

Potret massa simpatisan HRS hendak menuju PN Jaktim (Luqman Arun/detikcom)Potret massa simpatisan HRS hendak menuju PN Jaktim (Luqman Arun/detikcom)

Massa tak bisa bergerak mendekati PN Jaktim karena dihadang oleh pihak kepolisian. Polisi sigap membuat blokade dengan perisai.

Gas air mata dilontarkan polisi untuk membubarkan massa. Sejumlah massa kocar-kacir, beberapa lainnya masih bertahan.

200 Orang Diamankan

Ratusan orang diduga simpatisan Habib Rizieq yang mendatangi PN Jakarta Timur diamankan pihak kepolisian. Hingga pukul 09.04 WIB, sebanyak 200 orang sudah diamankan polisi. Mereka diamankan karena dianggap berkerumun.

"(Sudah) 200 orang (diamankan)," ujar Kapolsek Cakung Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma saat dihubungi detikcom, Kamis (24/6/2021).

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mendapati sejumlah dokumen bertulisan FPI. Selain itu, kepolisian tampak mengamankan buku rekening dan sejumlah laporan keuangan. Belum diketahui secara pasti untuk apa buku rekening dan sejumlah laporan keuangan itu.

Sebanyak 200 orang tersebut saat ini telah diamankan ke Polres Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan. Satria menyebut tidak tertutup kemungkinan jumlah simpatisan yang diamankan akan terus bertambah.

Sebentar lagi, Rizieq akan menjalani sidang vonis terkait kasus tes swab RS Ummi, Bogor, Jawa Barat. Seperti diketahui, dalam kasus ini Habib Rizieq Shihab dituntut 6 tahun penjara. Habib Rizieq diyakini jaksa menyebarkan berita bohong terkait hasil tes swab dalam kasus RS Ummi hingga menimbulkan keonaran.

(isa/dhn)