Rekor! Pemakaman Jenazah Protap COVID di DKI Tembus 180 pada 23 Juni

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 09:42 WIB
Tempat pemakaman jenazah Covid-19 di Srengseng Sawah 2, Jakarta Selatan sudah mencapai 219 makam, Rabu (24/2). Sampai hari ini sudah ada 10 jenazah yang dimakamkan dengan menggunakan standar protokol kesehatan
Ilustrasi. (Foto: Dedy Istanto)
Jakarta -

Pemakaman jenazah dengan prosedur COVID-19 di Jakarta kembali memecahkan rekor. Ada 180 jenazah yang dimakamkan dengan protokol kesehatan COVID kemarin.

Hal ini diungkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berkunjung ke pemakaman di Rorotan. Anies mengatakan pemakaman jenazah dengan prosedur COVID-19 pada 23 Juni merupakan yang tertinggi selama pandemi.

"Hari ini (23 Juni) rekor pemakaman selama wabah COVID-19 di DKI: 180 jenazah dikuburkan dengan prosedur COVID-19. Lahan baru di Rorotan ini ukurannya 3 ha, khusus COVID," ujar Anies di Instagram resminya, seperti dilihat, Kamis (24/6/2021).

Kunjungan Anies ke Rorotan itu diunggah di akun @aniesbaswedan 11 jam yang lalu. Anies pun menceritakan pertemuannya dengan seorang ibu yang suaminya meninggal lantaran terjangkit Corona.

Anies terlihat berjongkok sembari berkomunikasi dengan ibu tersebut.

"Jenazah suaminya yang berusia 54 tahun baru saja dikuburkan. Ibu itu tak berhenti bertutur atas kehilangannya," tulis Anies.

Anies juga melihat langsung tiga jenazah berderet dikuburkan hampir bersamaan. Anies mengingatkan, kasus kematian di Jakarta yang terjadi belakangan ini bukan sekadar angka statistik.

Eks Mendikbud ini mengingatkan untuk menghindari risiko penularan Corona.

"Kematian itu tak sekadar angka statistik. Tapi tentang saudara kita, orang-orang yang tadinya masih sehat, masih berkumpul dengan keluarga tercinta. Kini mereka dipisah selamanya. Ingatlah, bahwa setiap angka itu adalah satu kisah duka tak terkira," kata Anies.

"Meskipun luas, tolong jangan sampai dipenuhi. Ya, jangan sampai penuh, jangan diisi jenazah seperti hari ini lagi. Cukup, cukup sudah. Kita tak ingin melihat lebih banyak lagi wajah duka. Batas usia ada di tangan Allah SWT, tugas manusia adalah ikhtiar. Sama-sama kita hindari kegiatan berpotensi penularan. Kita datangi tempat vaksinasi sebagai ikhtiar keselamatan. Hindari risiko, songsong ikhtiar keselamatan," imbuh dia.

Simak juga 'Pemkab Subang Siapkan Lahan untuk Pemakaman Jenazah COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/gbr)