Jelang Vonis HRS, Jalan Depan Kantor Wali Kota ke PN Jaktim Disekat

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 09:30 WIB
Polisi melakukan penyekatan di jalan arah menuju Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
Polisi melakukan penyekatan di jalan arah menuju Kantor Wali Kota Jakarta Timur. (Foto: Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom).
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) menjalani sidang vonis kasus tes swab RS UMMI hari ini. Jalan ke arah Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) disekat.

Pantauan detikcom, Kamis (24/6/2021), lalu lintas menuju PN Jaktim disekat di beberapa titik. Personel Polri-TNI berjaga di setiap titik penyekatan.

Aparat keamanan mulai berjaga di flyover Jalan Raya Penggilingan. Polisi menutup jalan menuju flyover ke arah PN Jaktim sehingga harus melewati jalan di bawah menuju Stasiun Klender Baru.

Lalin terpantau macet sampai Banjir Kanal Timur Barat. Polisi kembali melakukan penyekatan di Jalan Cakung-Cilincing Barat menuju kantor Wali Kota Jaktim.

Hanya masyarakat sekitar yang diperbolehkan lewat sehingga menimbulkan kemacetan. Polisi juga memasang pagar kawat berduri di depan kantor Wali Kota Jaktim di dua sisi jalan.

Sementara itu, polisi melakukan penjagaan ketat di depan PN Jaktim. Mobil water cannon, pengurai massa (raisa), dan mobil taktis lainnya bersiaga.

Sejumlah Orang Diduga Simpatisan HRS Diangkut

Polisi mengamankan sekitar 10 orang yang diduga simpatisan Habib Rizieq Shihab (HRS) di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Mereka diangkut petugas menggunakan mobil Brimob dan meninggalkan pengadilan.

Pantauan detikcom di depan PN Jakarta Timur sekitar pukul 08.30 WIB, ada sekitar 10 orang terdiri dari laki-laki dan perempuan diamankan petugas karena diduga salah satu simpatisan Habib Rizieq. Mereka diangkut agar tidak membuat kerumunan di sekitar PN Jaktim.

"Naik ke mobil, jangan di sini mau bikin kerumunan," kata salah satu petugas yang mengangkut mereka.

Habib Rizieq dkk hari ini menjalani sidang pembacaan putusan. Habib Rizieq sebelumnya dituntut 6 tahun penjara terkait kasus swab RS UMMI.

Simak juga 'Kala Jaksa Nilai HRS Cari Panggung Hingga Soroti Gelar Imam Besar':

[Gambas:Video 20detik]



(run/gbr)