Pemprov DKI Akui Petugas Makam Kewalahan Tangani Jenazah COVID-19

Tiara Aliya - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 19:03 WIB
Lonjakan kasus COVID-19 juga terjadi di Kota Bekasi. Angka kematian meningkat, dalam sehari, 21 Jenazah dimakamkan di TPU Pedurenan Bekasi. Tukang gali kubur merana.
Petugas pemakaman jenazah COVID-19 (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri mengungkapkan kondisi pemakaman COVID-19 di Jakarta. Edi mengaku petugas pemakaman di DKI kewalahan mengurus jenazah COVID-19.

Hal ini disampaikan Edi saat rapat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta mengenai serapan anggaran belanja tidak terduga atau BTT di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

Edi mulanya menyampaikan bahwa pada Selasa (22/6) pemakaman jenazah dengan prokes COVID-19 di Jakarta mencetak rekor tertinggi selama pandemi.

"Saya informasikan kemarin saja, sampai jam 6 sore sudah 146 yang meninggal. Gelombang I tertinggi 75 orang, tertinggi di gelombang I," kata Edi di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (23/6/2021).

Bahkan, per sore ini, Edi menyebut akan ada 146 jenazah yang harus dimakamkan dengan protap COVID-19. Namun, lantaran pemakaman COVID-19 hanya sampai pukul 18.00 WIB, jenazah diletakkan terlebih dahulu di puskesmas terdekat. Karena itu, kata Edi, petugas pemakaman pun kewalahan.

"Baru jam 6 sudah 146 orang dan dinas pemakaman tidak sanggup nguburin, sudah capek semuanya. Sampai jam 6 doang. Sisanya ditaruh di puskesmas-puskesmas," ungkapnya.

Edi kemudian mengungkap serapan anggaran BTT Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI saat ini sebesar Rp 13,02 miliar. Perinciannya sebagai berikut:

- Pengadaan peti jenazah, baju alat pelindung diri (APD) sebesar Rp 4,63 miliar.
- Dana insentif per Januari-Maret 2021 sebesar Rp 5,22 miliar
- Pengadaan peti jenazah, masker, sarung tangan karet Rp 3,16 miliar.

Sebelumnya, pemakaman jenazah dengan prokes COVID-19 di Jakarta kembali mencetak rekor tertinggi sejak pandemi virus Corona. Per kemarin sebanyak 143 jenazah dimakamkan dengan protap COVID-19.

"Pemakaman jenazah dengan protokol COVID harian kembali membentuk puncak baru per 22 Juni sejumlah 143 jenazah," kata Kapusdatin Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Ivan Murcahyo saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/6/2021).

"Lebih tinggi dari jumlah tertinggi harian yang sebelumnya tanggal 20 Juni sebanyak 122 jenazah," sambungnya.

Ivan memerinci 68 dari 143 jenazah dimakamkan di TPU Rorotan, Jakarta Utara. Kemudian, 8 jenazah lainnya di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

"Sisanya tumpuk atau tumpang di TPU lainnya," ucapnya.

Lihat juga Video: 2 PR Besar DKI Jakarta dalam Penanganan Pandemi COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)