Adab dan Doa Sebelum Membaca Al Quran

Kristina - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 06:01 WIB
side of asian young beautiful muslim woman pray with beads and read quran sit on carpet mat with meditation in mosque.
Foto: Getty Images/iStockphoto/mkitina4
Jakarta -

Al Quran merupakan kitab suci yang menjadi sumber hukum Islam yang utama. Sebelum membaca Al Quran, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa terlebih dahulu.

Allah SWT telah menurunkan Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa kebenaran. Sebagaimana termaktub dalam QS. An-Nisa ayat 105 sebagai berikut:

اِنَّآ اَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِتَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ بِمَآ اَرٰىكَ اللّٰهُ ۗوَلَا تَكُنْ لِّلْخَاۤىِٕنِيْنَ خَصِيْمًا ۙ - ١٠٥

Artinya: "Sungguh, Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) membawa kebenaran, agar engkau mengadili antara manusia dengan apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, dan janganlah engkau menjadi penentang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang yang berkhianat," (QS. An-Nisa: 105)

Salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam adalah membaca Al Quran. Membaca kitab suci ini memiliki banyak keutamaan. Antara lain mendapatkan ketenangan, pahala berlipat ganda, hingga mendapatkan pertolongan di hari kiamat.

Doa Membaca Al Quran

Salah satu adab dalam membaca Al Quran adalah berdoa terlebih dahulu. Berikut doa sebelum membaca Al Quran:

Arab-latin: Allahummaftah 'alayya hikmataka wansyur 'alayya rahmataka wa dzakkirniy maa nasiytu yaa dzaljalaali wal ikrom

Artinya: "Ya Allah bukakanlah untukku hikmah-Mu, dan bentangkanlah untukku rahmat-Mu, dan ingatkanlah apa yang aku lupa. Wahai Dzat Maha Agung dan Maha Mulia.

Selain itu, bisa juga dengan membaca doa berikut:

اَللّهُمَّ افْتَحْ لَنَا حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَيْنَا رَحْمَتَكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Arab-latin: Allaahummaftah lanaa wansyur 'alainaa rahmataka yaa dzal jalaali wal ikraam.

Artinya: "Ya Allah, bukakanlah ilmu-Mu bagi kami dan hamburkan lah rahmat-Mu di atas kami. Wahai Dzat Maha Agung dan Maha Mulia."

Adab Membaca Al Quran

Dikutip dari buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati oleh Thoriq Aziz Jayana, berikut adab membaca Al Quran, mulai dari mengambil, membawa, membaca, hingga meletakkan kembali Al Quran ke tempat semula.

Saat Mengambil Al Quran

1. Pastikan telah suci dari hadas.

2. Mengambil Al Quran menggunakan tangan kanan.

3. Mendekap Al Quran penuh kecintaan.

4. Sebaiknya jangan ditenteng atau dijinjing karena hal tersebut termasuk tidak memuliakan Al Quran.

5. Ambil secara perlahan.

Saat Membawa Al Quran

1. Bawalah Al Quran dengan cara didekap atau dengan cara yang dihormati.

2. Bawalah dengan berhati-hati, tidak sambil lari.

3. Jika Al Quran diletakkan di dalam tas (untuk dibawa bepergian), sebaiknya dekap tas tersebut.

Saat Membaca Al Quran

1. Suci dari hadas kecil atau besar. Sebelum membaca Al Quran pastikan sudah berwudhu terlebih dahulu.

2. Pakailah pakaian yang suci, menutup aurat, dan sopan.

3. Letakkan Al Quran di atas meja dengan cara yang mulia. Jika tidak ada meja, gunakanlah kedua tangan untuk menengadah Al Quran. Sebaiknya, Al Quran tidak diletakkan di lantai.

4. Usahakan menghadap ke kiblat.

5. Hadirkan rasa tawadhu' di setiap huruf yang dibaca serta penuh kecintaan terhadap Allah SWT.

6. Baca doa terlebih dahulu sebelum membaca Al Quran.

7. Buka Al Quran secara perlahan dan ta'awudz.

8. Baca basmallah.

9. Baca Al Quran dengan tartil, berdasarkan ilmu tajwid, beradab, tertib, dan dengan suara merdu.

10. Jangan membaca Al Quran bersamaan dengan aktivitas lain, seperti makan, minum, bernyanyi, tertawa, atau bercakap-cakap.

11. Bacalah dengan khusyuk.

12. Jika belum fasih, mintalah bantuan orang lain untuk menuntun dan mengajari membaca Al Quran.

13. Jika di tengah membaca ingin buang angin, maka berhenti sejenak. Lalu, ambil air wudhu dan baru melanjutkan membaca.

14. Setelah selesai, akhiri dengan membaca kalimat tashdiq.

15. Jika sudah khatam Al Quran, maka dianjurkan untuk membaca doa khotmil quran.

16. Dianjurkan untuk mencium Al Quran setelah selesai membacanya. Hal ini merupakan salah satu bentuk memuliakan dan mencintai Al Quran.

17. Sebaiknya tidak melipat bagian dalam Al Quran agar tidak mudah rusak.

18. Tutup Al Quran secara perlahan dan hati-hati.

Adab Meletakkan Kembali Al Quran

1. Letakkan Al Quran pada tempat yang lebih tinggi agar tidak terlangkahi. Tempat yang tinggi juga bisa menghindari dari jangkauan anak-anak kecil atau hewan seperti kucing.

2. Letakkan Al Quran di tempat yang bersih dan suci.

3. Sebaiknya tidak meletakkan benda apapun di atas Al Quran. Apalagi menjadikannya sebagai bantal.

4. Rawat Al Quran dengan baik. Bersihkan jika terkena kotoran atau debu.

Sahabat hikmah, mempelajari adab akan memudahkan dalam memahami Ilmu. Bahkan, Imam Malik pernah mengatakan kepada salah seorang pemuda Quraisy untuk mempelajari adab sebelum ilmu.

Simak juga 'Abdul Qodir Jaelani Berbagi Ilmu Islam Sampai ke Luar Negeri':

[Gambas:Video 20detik]



(nwy/nwy)