Golkar soal Poyuono Usul Perpanjang Jabatan Jokowi: Tak Perlu Buat Gaduh

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 14:21 WIB
Nurul Arifin
Nurul Arifin (Instagram @na_nurularifin)
Jakarta -

Arief Poyuono mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Partai Golkar menilai konstitusi harus ditaati sehingga tak perlu membuat kegaduhan.

"Patuhi konstitusi saja. Tidak perlu membuat gaduh," kata Waketum Partai Golkar Nurul Arifin kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Menurut Nurul Arifin, Presiden Jokowi sudah tegas menolak wacana perpanjangan masa jabatan. Nurul meminta tak ada yang memancing-mancing soal wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

"Bapak Presiden sudah jelas sikapnya pada statement-statement yang beliau sampaikan," ujarnya.

Jokowi Tolak Wacana Perpanjangan Jabatan

Arief Poyuono sebelumnya mengaku mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi ke pihak lingkar Istana. Juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, menegaskan Jokowi menolak usul perpanjangan masa jabatan.

"Jawaban kami tetap berpegang pada sikap Presiden Jokowi, yang menolak wacana tiga periode maupun perpanjangan. Presiden setia pada konstitusi, demokrasi, dan reformasi," kata Fadjroel lewat pesan singkat, Rabu (23/6).

Fadjroel menjelaskan Jokowi setia terhadap amanat reformasi. Selain itu, Jokowi akan selalu taat menjalankan konstitusi.

"Presiden mematuhi konstitusi UUD 1945," ujar Fadjroel.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: