Tarif Parkir DKI Mau Naik, Wagub DKI: Agar Warga Pindah ke Transportasi Umum

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 13:18 WIB
Sejumlah mobil parkir di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Selasa, (22/6/2021).
Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta berencana menaikkan tarif parkir motor dan mobil di beberapa titik. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan kebijakan ini diberlakukan agar masyarakat beralih ke transportasi publik.

"Tarif parkir terus meningkat di seluruh dunia seiring dengan pendapatan, kemampuan, seiring dengan kemacetan. Salah satunya kita upayakan supaya orang pindah ke transportasi publik," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2021).

Selain itu, Riza meyakini penyesuaian tarif parkir ini berkaitan dengan upaya mengurangi kemacetan di Ibu Kota. Meski demikian, dia menegaskan ini bukan upaya satu-satunya dalam mengurangi kemacetan di Jakarta.

"Ya mengurangi kemacetan kan tidak hanya satu sumber, tidak hanya melalui tarif parkir, banyak program lainnya. Tapi itu sangat terkait ya. Satu sama lain terintegrasi secara baik," jelasnya.

"Sekarang masih penggodokan dan kajian," sambung Riza.

Sebagaimana diketahui, tarif parkir mobil dan motor di Jakarta akan naik. Hal itu nantinya tertuang dalam revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2017.

Kasubag Tata Usaha Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dishub DKI Jakarta Dhani Grahutama mengatakan tarif parkir tertinggi akan diberlakukan untuk yang bersinggungan dengan angkutan umum massal. Di mana koridor Kawasan Pengendali Parkir (KPP) Golongan A untuk mobil bisa mencapai Rp 60.000/jam dan Golongan B Rp 40.000/jam.

"Tarif parkir tinggi diterapkan pada koridor utama angkutan umum massal yang meliputi ruas-ruas jalan utama pada koridor dan ruas-ruas jalan di sekitar jalan utama dengan batasan radius tertentu," katanya dalam Focus Group Discussion (FGD) Regulasi Tarif Layanan Parkir dan Biaya Parkir di DKI Jakarta secara virtual, dikutip Selasa (22/6/2021).

Kemudian untuk tarif parkir motor di KPP golongan A diusulkan paling tinggi Rp 18.000/jam dan Golongan B paling tinggi Rp 12.000/jam. Biaya ini akan berlaku untuk onstreet dan offstreet pada lahan milik Pemda.

Semula tarif parkir mobil golongan A yang berlaku saat ini paling tinggi mencapai Rp 9.000/jam dan untuk golongan B paling tinggi Rp 6.000/jam. Sedangkan untuk motor saat ini berlaku paling tinggi Rp 4.500/jam untuk golongan A dan Rp 3.000/jam untuk golongan B.

Ke depan, tarif parkir yang dinaikkan juga akan berlaku di lokasi lahan milik swasta meskipun biaya yang dikenakan lebih murah. Pemprov DKI mengusulkan tarif parkir tertingginya di angka Rp 25.000/jam.

(idn/idn)