Satgas Minta Pemda Peka Baca Zonasi: Itu Kunci Pengendalian COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 03:47 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Foto: Satgas Penanganan COVID-19
Jakarta -

Satgas COVID-19 meminta pemerintah daerah untuk lebih peka membaca situasi zonasi di wilayah masing-masing pasca lonjakan kasus COVID-19. Satgas menyebut kepekaan terhadap zonasi bisa menjadi kunci pengendalian Corona.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan zonasi kabupaten/kota selalu bersifat dinamis. Dengan demikian, Pemda wajib untuk memantau secara berkala pergerakan (tren) zonasi ini.

"Pemerintah Daerah harus lebih peka dalam membaca data tren zonasi di wilayahnya. Jika lebih dari seminggu zonasi masih tetap di zona oranye atau merah, maka upaya penanganan seperti PPKM Mikro harus dievaluasi," kata Wiku dalam keterangannya, Rabu (23/6/2021).

Wiku juga menyampaikan dengan memahami zonasi di wilayah masing-masing, maka Pemda bisa mengatur gas dan rem terkait pengendalian Corona. Wiku pun menyebut PPKM Mikro hingga PPKM Kabupaten/Kota sebagi salah satu upaya pengendalian.

"Hal yang membedakan adalah PPKM Kab/Kota bertujuan untuk memonitor sektor-sektor besar seperti restoran, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan sektor lainnya, termasuk memonitor implementasi PPKM Mikro. Sedangkan PPKM Mikro berfungsi secara spesifik untuk mengawasi kegiatan di masyarakat yang umumnya sulit untuk dikendalikan," ucap Wiku.

Tak hanya itu, Wiku juga membahas terkait upaya pengendalian dengan menggeser hari libur nasional. Dia menekankan upaya menggeser hari libur nasional bukanlah upaya menghilangkan hak pekerja melainkan untuk pengendalian Corona.

"Saya perlu tekankan di sini bahwa kebijakan pemerintah dalam menggeser hari libur merupakan upaya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus pasca libur panjang" ungkap Wiku.

Simak video 'Blak-blakan Dr Pandu Riono, Fokus Ekonomi - Abai Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)