Viral Polisi Syariah Dimaki Saat Razia Salon Membandel di Banda Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 14:25 WIB
Petugas Wilayatul Hisbah (Polisi Syariat Islam) memakaikan kain sarung kepada warga memakai celana pendek saat terjaring razia penertiban hukum syariat islam di Lhokseumawe, Aceh, Senin (5/8/2019). Razia syariat Islam itu menjaring puluhan wanita memakai pakaian ketat dan pria memakai celana pendek yang tidak sesuai dengan hukum syariat, qanun nomor 11/2002 tentang akidah, ibadah dan syiar islam serta qanun nomor 6/2014 tentang hukum jinayat Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/foc.
Ilustrasi pol (Foto: ANTARA FOTO/Rahmad)
Banda Aceh -

Video yang memperlihatkan sekelompok orang berpakaian wanita tengah memaki polisi syariah viral di media sosial. Polisi syariah berencana melaporkan kasus itu ke polisi.

Dalam video viral dilihat detikcom, Selasa (22/6/2021), terlihat sekelompok orang berpakaian perempuan tanpa jilbab. Dua orang di antaranya berbicara dengan nada tinggi sambil menunjuk-nunjuk ke arah perekam.

Keduanya awalnya meminta polisi syariah tidak merekam razia itu. Mereka lalu memaki polisi syariah dengan kata-kata tidak pantas. Peristiwa itu disebut terjadi di sebuah salon di kawasan Simpang Surabaya, Banda Aceh.

"Kejadiannya semalam sekitar jam 11 malam. Kami patroli rutin, mereka kita suruh tutup salon malah kita di marah-marahinya," kata Plt Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH/Polisi Syariah) Kota Banda Aceh Heru Triwajanarko saat dimintai konfirmasi.

Heru mengatakan personelnya memang kerap dimaki pekerja salon tersebut saat meminta salon ditutup. Padahal, katanya, pemilik salon sudah pernah diingatkan dan mendapat respons yang baik.

"Tiap hari memang gitu kelakuannya, sudah sering. Semalam kita cuma ingatkan agar salon ditutup tapi kita dimaki-maki," jelas Heru.

Screenshot video viral polisi syariah di Aceh dimaki pekerja salonScreenshot video viral polisi syariah di Aceh dimaki pekerja salon.

Heru mengaku sudah berkoordinasi dengan Polresta Banda Aceh terkait masalah ini. Pihaknya berencana membuat laporan ke polisi.

"Untuk mereka belum ada tindakan. Tadi kita sudah koordinasi dengan Kasat Reskrim, saya disuruh ke sana siang ini. Belum tau bagaimana tindak lanjut nanti," sebutnya.

"Ada rencana buat laporan ke Polres. Jangan biasa kali dilecehkan kami," sebutnya.

(agse/haf)