3 Faktor Ini yang Buat COVID-19 Makin Menggila

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 06:06 WIB
Jenazah tokoh Seknas Jokowi, Juli Eko Nugroho dimakamkan siang tadi dengan protokol COVID-19. Almarhum dimakamkan di Purworejo, Jawa Tengah.
Foto: Rinto Heksantoro
Jakarta -

Setelah libur Lebaran di bulan Juni 2021, Indonesia mengalami lonjakan kasus aktif COVID-19. Melansir situs resmi Satgas Penanganan COVID-19, hingga 21 Juni 2021, jumlah kasus positif di Indonesia mencapai 2.004.445.

Satgas COVID-19 juga mengungkapkan bahwa setidaknya ada 3 faktor yang berkontribusi pada lonjakan kasus ini. Pertama, interaksi sosial yang tinggi selama libur Lebaran disebut menjadi salah satu pemicu terjadinya lonjakan kasus di Indonesia.

"Makin tinggi interaksi sosial yang terjadi, maka peluang terjadinya lonjakan kasus makin tinggi," ujar Ketua Tim Peneliti WGS SARS-CoV-2 dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM dr. Gunadi PhD, Sp.BA dikutip dari situs resmi covid19.go.id, Rabu (22/6/2021).

Kedua, pelanggaran protokol kesehatan yang masif selama libur Lebaran lalu juga berkontribusi dalam lonjakan kasus ini. Faktor ketiga adalah hadirnya varian virus baru (Varian Delta) di Indonesia yang lebih cepat penyebarannya.

"Hipotesisnya adalah varian Delta (B.1.617) sudah bertransmisi secara lokal di daerah Kudus karena masif. Bukan tidak mungkin transmisi lokal varian Delta sudah terjadi di daerah lain di Indonesia, hanya kita belum mendeteksinya saja," imbuhnya.

Oleh karena itu, dr. Gunadi mengimbau masyarakat untuk kembali #taatiprotokolkesehatan seperti yang telah dikampanyekan oleh #satgascovid19 dengan menerapkan 3M. Masyarakat juga perlu mengikuti #vaksinasi guna menciptakan herd immunity.

"Perketat kembali protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, ditambah menghindari kerumunan dan mengurangi perjalanan yang tidak perlu," pungkasnya.

Simak juga 'Ahli Virologi Berharap Covid-19 Semakin Bermutasi, Ini Alasannya...':

[Gambas:Video 20detik]



(mul/mpr)