Oknum Kades di Sulsel Ditangkap Usai Bayar Bahan Bangunan Pakai Cek Palsu

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 12:03 WIB
Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Bone -

Oknum kepala desa (kades) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sudirman (55) ditangkap polisi akibat menipu pemilik toko bangunan. Pelaku membayar barang-barang di toko korban Rp 130 juta pakai cek yang ternyata palsu.

"Pelakunya oknum Kepala Desa Welado dan sudah ditangkap," ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf kepada detikcom, Selasa (22/6/2021).

Ardy mengatakan, pelaku sebagai kepala desa memang kerap memakai berbagai bahan bangunan di toko bangunan milik korban bernama Iwan (47). Saat nilai barang yang diambil pelaku sudah mencapai Rp 137.700.000, pelaku kemudian membayar korban menggunakan selembar cek pada Rabu, 24 Desember 2020.

"Pelapor atau korban kemudian mencoba mencairkan cek itu di bank pada Januari 2021, tapi ternyata tidak bisa," ujar Ardy.

Karena kendala tersebut, korban meminta pelaku bertanggung jawab. Pelaku kemudian kembali menipu korban dengan mengatakan cek tersebut baru bisa dicairkan pada Maret 2021.

"Jadi pelapor memberikan kelonggaran hingga Maret 2021, tapi cek itu ternyata tetap tidak bisa dicairkan," katanya.

Karena kesal, lanjut Ardy, korban kemudian melaporkan pelaku ke polisi pada 24 Mei 2021. Pelaku pun ditangkap di rumahnya pada Kamis (17/6). Kepada polisi, pelaku mengakui cek tersebut palsu.

"Jadi dia menggunakan cek palsu untuk melunasi utang bahan bangunan. Karena pelaku memang kerap mengambil bahan bangunan di toko milik korban, sudah sering ambil di situ istilahnya," katanya.

Menurut Ardy, pengambilan bahan bangunan tersebut berhubungan dengan sejumlah proyek infrastruktur di Desa Welado, Bone.

"Jadi itu akumulasi bahan bangunan dari proyek jalan, beton, irigasi dan proyek-proyek itu ternyata memang bermasalah dan sedang dalam penyelidikan kami," katanya.

Kini pelaku telah digelandang ke Mapolres Bone untuk penyidikan lebih lanjut. Selain dijerat pidana penipuan, pelaku terancam tindak pidana korupsi karena proyek infrastruktur di desa pelaku diduga bermasalah.

"Jadi memang termasuk tipikornya juga itu, sudah calon tersangka, bermasalah memang," ungkapnya.

Simak juga 'Sunat Dana Desa Rp 362 Juta, Eks Kades di Cianjur Terancam 20 Tahun Bui':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)