Anies: Jika Minggu Lalu Kapasitas RS Tak Ditambah, BOR Sudah Tembus 100%!

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 11:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI telah menambah RS Rujukan Corona menjadi 140. Dia mengatakan, jika tak ada penambahan RS rujukan, kapasitas BOR pasien COVID bisa tembus 100 persen.

"Dari 32, ada 13 RS yang 100 persen hanya untuk penanganan COVID. 19 lainnya menampung pasien COVID sampai melebihi 60 persen kapasitas RS-nya. Ini mengirimkan pesan kepada kita semua bahwa kita menambah TT (tempat tidur), menambah kapasitas RS, tapi lonjakannya terlalu cepat. Kalau saja minggu lalu tidak ditingkatkan, kapasitasnya sudah tembus 100 persen. Sekarang ada ruang untuk penambahan RS," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Saat ini total ada 140 RS rujukan COVID. 32 di antaranya milik Pemprov DKI. 140 rumah sakit itu ditambah sejak 17 Juni lalu dengan total ada 8.524 tempat tidur dan 1.186 ruang ICU.

Anies minta warga Jakarta menaati aturan dan mengikuti protokol kesehatan. Apalagi, lanjut dia, kasus harian Corona di Jakarta menyentuh angka 5.000-an.

"Dari angka itu, 665 anak usia 5-18 tahun, kira-kira 12 persen. Dan 224 adalah kasus anak di bawah 5 tahun, balita. Jadi 16 persen dari kenaikan kasus adalah anak-anak," kata Anies.

Sebelumnya diberitakan, data keterisian tempat tidur di rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 Jakarta kembali diperbarui. Keterisian tempat tidur isolasi di ratusan rumah sakit Jakarta kemarin mencapai 90 persen imbas lonjakan kasus COVID-19.

"Saat ini ada 90 persen keterpakaian tempat tidur isolasi di Jakarta, sedangkan ICU 81 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/6).

Meski kapasitasnya menipis, dia mengatakan, keterisian tempat tidur diiringi dengan penambahan jumlah tempat tidur di RS COVID-19.

"Sebelumnya di posisi awal bulan ini adalah sekitar 8.000, sekarang sudah mencapai 9.000 lebih ya. Jadi, kalau total dengan ICU, lebih 10 ribu, ya," jelasnya.

Simak video 'Corona Mengganas, Wisma Atlet Dikhawatirkan Kolaps dalam Sepekan':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)