Hidayat: Waspadai Asing dalam Gejolak di Papua & Cepu
Minggu, 19 Mar 2006 15:03 WIB
Jakarta - Indonesia kini sedang bergejolak. Belum selesai masalah Papua dengan Freeportnya, timbul lagi gejolak di Cepu dengan tambang migasnya. Dan bukan mustahil banyaknya gejolak ini dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin mengambil kesempatan.Terkait itu, Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta pemerintah dan masyarakat Indonesia agar berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan itu."Saya berharap janganlah masalah-masalah di Papua, Cepu, dan sebagainya ditunggangi oleh kepentingan asing sehingga menghadirkan anarki dan perilaku yang meresahkan masyarakat di daerah itu sendiri," kata Hidayat kepada detikcom.Hal ini diungkapkan Hidayat usai menghadiri acara pelantikan pengurus DPW PKS DKI Jakarta periode 2006-2010 di Hal Basket Senayan, Jl Asia Afrika, Jakarta, Minggu (19/3/2006).Hidayat juga berharap agar tujuan awal masyarakat untuk membela kepentingan masyarakat jangan sampai ditunggangi politik tertentu."Seperti tuntutan tentang separatisme atau menghadirkan dunia internasional ke Indonesia yang akan menghadirkan masalah-masalah serius lainnya," jelas Hidayat.Hidayat melihat jika demonstrasi di Cepu yang menolakExxonMobil berakhir seperti di Abepura, dirinya meyakini adanya pihak-pihak tertentu yang menunggangi aksi tersebut."Kalau itu terjadi maka dapat merugikan kepentingan warga lokal. Kedua, tidak akan kondusif untuk membangun kedaulatan ekonomi di Indonesia khususnya wilayah tersebut. Ketiga, tidak akan membuat raktyat menjadi sejahtera," papar Hidayat.
(ahm/)











































