Kemnaker Pertemukan Manajemen & Buruh PLN soal THR, Apa Hasilnya?

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 17:16 WIB
Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi pertemuan manajemen dan tenaga alih daya atau outsourcing pada perusahaan mitra PT PLN (Persero) dalam upaya penanganan permasalahan pembayaran tunjangan hari raya (THR) Keagamaan. Lalu apa hasilnya?

"Sejak awal kita terus mendorong agar kedua belah pihak terus membuka ruang dialog sosial dalam proses menyelesaikan permasalahan ini. Alhamdulillah sudah ada titik terang, dan saat ini proses pembayaran THR telah berjalan," kata Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri dalam keterangan tertulis, Senin (21/6/2021).

Putri menjelaskan selama ini pihaknya telah memfasilitasi pertemuan, baik dengan manajemen PT PLN maupun perwakilan Serikat Pekerja Elektronik Elektrik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPEE FSPMI) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk meminta keterangan dan mengumpulkan data secara lengkap mengenai permasalahan pembayaran THR.

Ia menambahkan setelah melalui beberapa kali pertemuan, kedua belah pihak telah menyatakan komitmennya untuk mencari solusi dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi.

"Respons dari kedua belah pihak adalah mereka akan berupaya menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Memang butuh waktu, tapi kita harus kedepankan semangat dialog secara bipartit antara kedua belah pihak," ujarnya.

"Bahkan setelah melalui beberapa kali pertemuan, akhirnya SPEE FSPMI KSPI sepakat untuk membatalkan aksi demonstrasi yang rencananya akan dilakukan pada Rabu (16/6) lalu. Hal ini membuktikan bahwa dialog sosial benar-benar dapat membantu penyelesaian permasalahan. Selama didialogkan, saya kira setiap permasalahan itu pasti ada jalan keluarnya," imbuh Putri.

Putri menjelaskan sampai saat ini, pihaknya akan terus mengawal dan akan terus melakukan pendampingan terhadap proses penyelesaian permasalahan ini, agar pembayaran THR benar-benar dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan.

(mul/mpr)