Warga Makassar Bisa Vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Mulai 1 Juli

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 14:27 WIB
A dose of the Phase 3 Novavax coronavirus vaccine is seen ready for use in the trial at St. Georges University hospital in London Wednesday, Oct. 7, 2020. Novavax Inc. said Thursday Jan. 28, 2021 that its COVID-19 vaccine appears 89% effective based on early findings from a British study and that it also seems to work — though not as well — against new mutated strains of the virus circulating in that country and South Africa. (AP Photo/Alastair Grant)
Foto Ilustrasi Vaksinasi (AP/Alastair Grant)
Makassar -

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akan menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum mulai Juli mendatang. Siapa saja bisa datang ke puskesmas terdekat untuk divaksinasi.

"Tanggal 1 Juli nanti kita akan buka secara umum, siapa saja boleh di bisa divaksin," ujar Plt Kadis Kesehatan Kota Makassar Andi Khadijah Iriani ditemui di Balai Kota Makassar, Senin (21/6/2021).

Vaksinasi yang dilakukan Pemkot Makassar saat ini masih berdasarkan kriteria yang ditentukan, yakni pelayan publik, tenaga kesehatan (nakes), warga lanjut usia (lansia), guru, hingga ASN dan TNI-Polri. Tapi, pada Juli mendatang, vaksinasi yang digelar di puskesmas di Kota Makassar tidak lagi berdasarkan kriteria tersebut.

"Siapa saja boleh divaksin dengan catatan tentu berada di wilayah puskesmas dimana tempat tinggalnya, di mana terdapat klaster di wilayah kerja puskesmas, silakan divaksin di puskesmas masing-masing itu per 1 Juli," jelas Andi Khadijah.

Warga yang ingin diberi vaksin pada Juli mendatang harus datang membawa KTP Makassar di puskesmas terdekat. Hal ini menjadi syarat pemberian vaksin.

"Karena itu, (KTP) nanti akan kita laporkan sampai ke pusat, sampai ke Kementerian Kesehatan, ada sistem yang harus diperbarui dan alhamdulillah 1 Juli kita melakukan vaksinasi secara umum dan di 47 di wilayah puskesmas Pemkot Makassar," ucapnya.

Ditegaskan juga, warga umum yang boleh menerima vaksin ialah yang berusia di atas 18 tahun.

Andi Khadijah mengklaim pihaknya sudah melakukan vaksinasi sebanyak 70 persen dari target yang ditentukan, di mana pelaksanaan vaksin bekerja sama dengan komunitas.

"70 persen, vaksinasi sekarang tertinggi, di Kota Makassar. Karena antusuadime, dari pada masyarakat Makassar," paparnya.

(nvl/idh)