Tes Acak Antigen di Stasiun, 2 Calon Penumpang KRL Reaktif COVID-19

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 13:20 WIB
Terjadi lonjakan penumpang di Stasiun Kereta Api Palmerah, Selasa  (4/5/2021) sore, akibat rekayasa penutupan Stasiun Tanah Abang.
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

PT KAI Commuter melakukan tes acak antigen virus Corona (COVID-19) di stasiun-stasiun di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Hasilnya, dua calon penumpang dinyatakan reaktif di dua stasiun.

"Hasil reaktif ada dua orang dari 110 yang dites sampai siang ini. Sudah diteruskan ke Satgas COVID-19, setempat dan tidak naik KRL," ucap Manager External Relations KAI Commuter, Adli Hakim, saat dihubungi, Senin (21/6/2021).

"(Stasiun) Bogor 1 orang, (Stasiun) Cikarang 1 orang," katanya.

Diketahui, PT KAI Commuter telah mengetes antigen calon penumpang secara acak di beberapa stasiun hari ini. Tes dilakukan pada pagi dan sore hari.

"Tes antigen secara acak pada pagi hari ini berlangsung di sejumlah stasiun yang menjadi titik keberangkatan pengguna, yaitu Stasiun Bogor, Cikarang, Bekasi, dan Tangerang," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, dalam keterangannya.

"Sementara pada sore hari nanti akan digelar tes antigen di Stasiun Manggarai dan Tanah Abang," ujarnya.

PT KAI Commuter telah mempersiapkan 150 tes antigen per hari untuk enam stasiun tersebut. Namun, pada Senin, ketersediaan tes antigen diperbanyak.

"Namun untuk hari Senin ini dengan volume pengguna yang lebih tinggi dibanding hari-hari lain jumlah tes yang disiapkan dapat mencapai 200 tes," ujar Anne.

Pengguna KRL Berkurang Hari Ini

Data dari PT KAI Commuter menginformasikan adanya pengurangan penumpang pada hari ini, Senin (11/6/2021), dibanding Senin pekan lalu. Penurunan disebut sebesar 13 persen.

"Pada hari ini hingga pukul 09.00 WIB pengguna di seluruh stasiun sebanyak 152.113 orang atau berkurang sekitar 13% dibanding waktu yang sama pada Senin pekan lalu yaitu 174.3931 orang," Kata Anne.

Anne menyebut memang ada kenaikan penumpang di Stasiun Depok Baru sebesar 11 persen. Namun, di beberapa stasiun lain terjadi penurunan jumlah penumpang.


"Stasiun yang mencatat kenaikan jumlah pengguna antara lain Stasiun Depok Baru, 6.646 pengguna, naik 11% dibanding pekan lalu di waktu yang sama," kata Anne.

"Sementara itu stasiun yang mencatat penurunan jumlah pengguna antara lain Stasiun Bogor 11.624 pengguna, turun 13%, Stasiun Bojonggede 10.935 pengguna, turun 15%, dan Stasiun Citayam 10.546 pengguna, turun 11%," katanya.

(aik/imk)