Merunut Lagi Lonjakan Corona RI Hingga Tambah 13 Ribuan Sehari

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 10:45 WIB
Zona Merah Corona Jawa Barat Ada Di Mana Saja? Ini Sebarannya
Foto Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Kasus Corona di Indonesia terus menunjukkan tren kenaikan. Jika dirunut kembali, lonjakan kasus ini terjadi tiga minggu usai libur Lebaran.

Libur Idul Fitri atau Lebaran jatuh pada 12 Mei (cuti bersama), 13 Mei, dan 14 Mei. Ribuan warga melakukan mudik Lebaran pada masa libur ini. Meskipun aparat telah melakukan penyekatan karena mudik dilarang, ribuan warga masih bisa lolos. Penambahan kasus Corona saat itu berkisar 3.000-4.000 kasus sehari.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito pun sempat mengungkapkan bahwa efek libur Idul Fitri dan mudik Lebaran baru akan tampak dua atau tiga minggu kemudian. Dia meminta masyarakat tidak terlena oleh data penurunan kasus COVID-19.

"Perlu diingat bahwa perkembangan yang terjadi pada minggu lalu belum dapat menunjukkan efek dari libur Idul Fitri dan mudik," kata Wiku dalam konferensi pers daring di akun YouTube BNPB, Selasa (18/5/2021).

"Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa efek dari libur panjang maupun suatu kegiatan masyarakat dapat dilihat dalam rentang waktu dua hingga tiga minggu setelah periode tersebut. Artinya, kita baru dapat melihat efek dari libur Idul Fitri dan periode mudik pada dua tiga minggu yang akan datang," lanjutnya.

Oleh karenanya, saat itu Wiku meminta masyarakat tak terlena oleh angka kasus yang menurun pada minggu sebelumnya. Dia terus mengingatkan warga agar mau melakukan karantina mandiri 5x24 jam.

Simak juga 'Indonesia Kembali Kedatangan 10 Juta Bulk Vaksin Sinovac':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2