Keracunan, 93 Ikan Paus Terdampar di Donggala, Sulteng
Minggu, 19 Mar 2006 01:15 WIB
Donggala - Sebanyak 93 ekor ikan paus yang panjangnya antara 5 - 8 meter terdampar di Pantai Ponggeran, Desa Sabang, Kecamatan Damsol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sekitar 100 kilometer arah utara Kota Palu.Sebagian di antaranya telah mati ini. Ikan-ikan itu diduga keracunan bom ikan nelayan setempat.Terdamparnya puluhan ikan besar ini menggegerkan warga setempat. Terdamparnya puluhan ikan paus ini diketahui pertama kali oleh nelayan yang hendak pulangdari melaut sekitar pukul 05.00 Wita. Sekitar 50 meter dari tepi pantai terlihat segerombolan ikan besar menuju pantai, setelah mereka didekati ternyata segerombolan ikan paus.Menurut Ilham, warga setempat, ia dan temannya terkejut ketika melihat rombongan ikan paus ini menuju pantai. Mereka kemudian beramai-ramai mendekatibibir pantai. Setelah memastikan bahwa itu memang ikan paus, penemuan ini kemudian disampaikan kepada warga lainnya. Warga Desa Sabang yang mendengar berita terdamparnya ikan paus ramai-ramai berdatangan ke bibir pantai. Mereka ingin menyaksikan secara langsung ikan raksasa ini. Karena kasihan, warga beramai-ramai kemudian turun ke laut dan berusaha menarik dan membawa ikan-ikan ini ke tempat lebih dalam. Namun, meski dihalau dan didorong, kumpulan ikan paus tetap saja menuju pantai. Banyaknya ikan paus membuat warga kewalahan dan sempat dihalau ke laut lagi, sehingga beberapa ikan paus terdampar di tepi pantai dan mati. "Kami hitung tadi ada lebih dari empat puluh ekor ikan paus yang mati," kata Ilham. Yang menarik, ada warga setempat yang mengambil penis ikan paus yang panjangnya hingga 8 centimeter. Kata mereka untuk jimat atau obat kuas.Terdamparnya puluhan ikan paus di Pantai Barat, Donggala ini merupakan kali pertama terjadi. Sebelumnya tahun 1980-an pernah ada ikan paus terdampar, tapi hanya seekor saja, itu pun sudah mati.
(ddn/)











































