Ratusan Anak Jakarta Positif Corona, Catat Wanti-wanti KPAI Ini buat Ortu

Zunita Putri - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 10:10 WIB
Rita Pranawati
Rita Pranawati (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPAI prihatin terkait data Dinkes DKI Jakarta menyebut semakin banyak jumlah anak dan balita yang terpapar Corona (COVID-19). KPAI mengimbau para orang tua tidak membawa anak ke luar rumah.

"Saya sedang membincang terkait dengan kasus Corona yang ada di anak dan angka kematian anak di Indonesia sangat tinggi, paling tinggi ya, kalau saya nggak salah dari data IDAI tertinggi di dunia. Pertama, tentu anak harus dapat asupan gizi yang baik dari orang tua sehingga secara imunitas dia kuat, makannya kan sayur buah itu menjadi hal yang penting. Kedua, kalau terkait dengan ke luar rumah tentu harus sangat dijaga jadi orang tua harus menjadi orang tua yang kreatif agar anak-anak nyaman di rumah, tidak perlu makan di luar," imbau Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati saat dihubungi, Senin (21/6/2021).

Rita meminta, jika ingin makan makanan luar, sebaiknya dibungkus dan dimakan di rumah. Dia juga meminta para orang tua tetap menerapkan protokol kesehatan. Bagi orang tua yang memiliki gejala Corona diminta isolasi dan menjaga jarak dengan anak untuk sementara waktu.

"Jadi kadang-kadang keterpaparan anak karena diajak keluar maupun anak dapat dari orang tua atau pengasuh yang pulang pergi misalnya. KPAI tentu sangat prihatin dengan kondisi ini, sehingga kita mendorong sekali agar orang tua bijak di dalam menyikapi penyebaran COVID yang sedang dahsyat dan klaster keluarga itu juga banyak dan banyak anak tertular di keluarga," tuturnya.

KPAI pun meminta agar rumah sakit dan tempat perawatan anak ditingkatkan. "Makanya mekanisme harus betul-betul memperhatikan kebutuhan anak, RS atau shelter harus disesuaikan kondisi anak, saya tahu itu nggak mudah, tapi penting untuk diupayakan."

224 Balita Positif Corona di DKI

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan banyak anak di Jakarta terpapar Corona (COVID-19). Total, ada 224 balita usia 0-5 tahun positif Corona.

Adapun rincian tren kasus positif dalam data kasus Corona Minggu (21/6) sebagai berikut:

- Anak usia 6-18 tahun 655 kasus positif Corona
- Anak usia 0-5 tahun 224 kasus positif Corona
- Usia 19-59 tahun ada 4.261 kasus positif Corona
- Usia 60 tahun ke atas 442 kasus positif Corona

"Untuk itu, kami mengingatkan warga untuk menghindari ke luar rumah membawa anak-anak," kata Dwi dalam siaran pers, seperti dilihat pada Senin (21/6/2021).

Dwi mengatakan Dinkes DKI telah melakukan tes PCR sebanyak 19.572 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.636 orang dites PCR pada Minggu (20/5) untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 5.582 positif dan 11.054 negatif. Selain itu, dilakukan tes antigen hari ini sebanyak 4.635 orang dites, dengan hasil 534 positif dan 4.101 negatif.

Adapun distribusi 5.582 kasus positif adalah Kepulauan Seribu 7 kasus, Jakarta Barat 1.220 kasus, Jakarta Pusat 669 kasus, Jakarta Selatan 1.082 kasus, Jakarta Timur 1.562 kasus, dan Jakarta Utara 1.042 kasus. Kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak antara lain Cengkareng 238 kasus, Penjaringan 208 kasus, Tanjung Priok 206 kasus, dan Cilincing 202 kasus.

Diketahui, data kemarin jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 3.030 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sebanyak 30.142. Sedangkan jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 474.029 kasus.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 435.982 dengan tingkat kesembuhan 92,0% dan total 7.905 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

Simak juga 'Nadiem Jamin Kebijakan Sekolah Tatap Muka Tak Bertentangan Aturan PPKM':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/imk)