Komisi III DPR Tiadakan Kegiatan 2 Pekan, Rapat dengan KPK Batal

Antara News - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 09:38 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh (Dok Pribadi)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh (Dok Pribadi)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh mengatakan pimpinan Komisi III DPR telah mengambil kebijakan membatalkan kegiatan sejak Senin (21/6) hingga dua pekan ke depan karena meningkatnya kasus COVID-19.

"Untuk kegiatan Komisi III DPR sejak Senin (21/6) hingga dua pekan ke depan dibatalkan," kata Pangeran Khairul Saleh di Jakarta, Senin (21/6/2021) seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah meningkatnya kasus positif COVID-19, khususnya di lingkungan kompleks parlemen.

Komisi III DPR rencananya menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Namun kegiatan tersebut batal karena kebijakan pimpinan Komisi III DPR untuk membatalkan semua kegiatan hingga dua pekan ke depan.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) pada Kamis sore menyepakati membatasi tingkat kehadiran rapat di tiap Alat Kelengkapan Dewan (AKD) hanya 20-25 persen, yang akan diberlakukan hingga akhir Juni 2021.

Kebijakan tersebut diambil karena meningkatnya penyebaran COVID-19 di lingkungan kompleks parlemen, Jakarta.

"Tingkat kehadiran di DPR akan dikurangi 20 persen hingga maksimal 25 persen saja, baik itu anggota DPR, Tenaga Ahli (TA), maupun staf pendukung yang lain," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (17/6).

Dia mengatakan Rapat Bamus yang dihadiri para pimpinan DPR dan ketua-ketua fraksi juga menyepakati, dalam dua pekan ke depan, akan diberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Sejumlah komisi di DPR juga lockdown imbas COVID-19, di antaranya Komisi I DPR, Komisi VII DPR, dan Komisi VIII DPR.

Simak juga 'Anggota dan Tenaga Ahli Positif Corona, Komisi VII DPR Di-lockdown':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/imk)