Polri Siap Ganti Peralatan Kru TV Yang Dirusak Brimob
Sabtu, 18 Mar 2006 21:18 WIB
Ambon - Gara-gara anak buahnya berulah dengan merusak peralatan meliput para kru jurnalis TV seperti kamera dan tripod, Polri siap mengganti peralatan tersebut."Pihak Polri menyatakan kesediaannya untuk mengganti kerusakan," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bandara Pattimura, Ambon, Sabtu (18/3/2006). SBY menambahkan, saat ini Kapolri telah mengadakan pertemuan dengan pimpinan media massa yang anak buahnya menjadi korban pemukulan.Sejumlah wartawan mengalami perlakuan kasar saat melakukan tugas jurnalistik. Dua wartawan TV7, Gogor Pambudi dan Dominikus Arya, serta seorang wartawan RCTI, Andi, diperlakukan dengan kasar oleh anggota Brimob di depan Markas Brimob saat mereka melakukan peliputan di lokasi. Kamera mereka dihilangkan.Ketiganya mengalami luka lecet di bibir, pelipis, dan lengan akibat ditendang dan dipukul anggota Brimob.Ketiga wartawan tersebut akhirnya diselamatkan masyarakat bersama beberapa anggota Brimob lainnya di rumah penduduk, di belakang Kantor Dinas Kesehatan Papua. Mereka kemudian dijemput Komandan Detasemen Khusus 88 Antiteror Komisaris Besar Fajaruddin.Juru kamera antv, Mahendra Dewanata, juga dipukul anggota Brimob, sementara kamera video mereka dihancurkan.Sementara kondisi di lokasi kejadian saat ini telah berangsur pulih dan dalam keadaan kondusif. Aktivitas di Universitas Cendrawasih mulai kelihatan. Pertokoan di sekitar Uncen tampak ada yang buka. Aparat keamanan terus melakukan operasi pemulihan keadaan sekaligus penegakan hukum. Tak lupa mereka menebar senyum kepada penduduk yang lewat.
(ddn/)











































