Tim Velox BIN soal Corona Melonjak: Warga Mulai Bosan dengan Disiplin Prokes

ADVERTISEMENT

Tim Velox BIN soal Corona Melonjak: Warga Mulai Bosan dengan Disiplin Prokes

M Iqbal - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 16:27 WIB
Tim Velox BIN menggelar dekontaminasi dan sosialisasi terhadap sopir, penumpang, dan pedagang di Terminal Terpadu Merak, Banten
Tim Velox BIN menggelar dekontaminasi dan sosialisasi ke sopir, penumpang, dan pedagang di Terminal Terpadu Merak, Banten. (M Iqbal/detikcom)
Cilegong -

Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar dekontaminasi dan sosialisasi terhadap sopir, penumpang, dan pedagang di Terminal Terpadu Merak, Banten. BIN menyebut melonjaknya angka penularan COVID-19 terjadi karena masyarakat sudah mulai bosan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Dokter tim Velox BIN Jares Clinton mengatakan masyarakat mulai abai menjaga prokes seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Menurutnya, abainya menerapkan prokes berpengaruh terhadap lonjakan COVID-19 di Indonesia.

"Berkaitan COVID yang meningkat ini di lapangan ini menjadi acuan kami, kita lihat ini memang masyarakat masih banyak yang kurang disiplin bahkan sudah mulai bosan dalam rangka penerapan prokes ini," kata Jares kepada wartawan di Merak, Minggu (20/6/2021).

Jares menyebut tim Velox BIN terjun ke lapangan untuk mengingatkan agar masyarakat kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, menurut dia, varian baru virus Corona ini menyebar lebih cepat dibanding varian sebelumnya.

"Kenapa kami pilih terminal ini kan termasuk sarana publik di mana di sini kita tahu bersama terminal itu menjadi pusat hiruk-pikuk warga masyarakat yang melakukan perjalanan dekat ataupun perjalanan jauh. Di situlah kita melihat takutnya masih banyak masyarakat yang tidak disiplin dalam rangka melaksanakan protokol kesehatan ini," ujarnya.

Menurut Jares, selama pandemi belum dapat dikendalikan, masyarakat sebaiknya tetap menjalankan protokol kesehatan selama berkegiatan di luar rumah. Prokes menjadi kewajiban yang mesti dilaksanakan walaupun seseorang sudah mendapat vaksinasi.

"Maka dari itu kami tim Velox hadir di sini dalam rangka mengingatkan kembali bagaimana prokes harus dilaksanakan sekalipun mereka sudah dapat suntik vaksin, kalau memang pandemi belum terkontrol dengan baik saya rasa prokes dilakukan seperti biasa," tuturnya.

(fas/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT