Mentan ke Para Bupati: Jaga Sektor Pertanian Jika Ingin Sukses

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 16:21 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo
Foto: Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menceritakan pengalaman pribadinya menjejaki dunia birokrasi selama lebih dari 25 tahun. Menurutnya, salah satu kunci sukses dalam berkarier ialah menjaga sektor pertanian tetap tumbuh meski terjadi guncangan ekonomi di berbagai belahan dunia.

"Saya pernah jadi kepala desa Pak, Bu. Pernah jadi camat, jadi bupati sampai jadi gubernur. Saya juga mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono). Dan percayalah semua prestasi saya itu didapat karena saya menjaga sektor pertanian," ujar Syahrul dalam keterangan tertulis, Minggu (20/6/2021).

Kisah ini ia ceritakan kepada para Bupati dalam pengukuhan pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Bali pada Sabtu (19/6). Dalam kesempatan ini, ia pun mengatakan bahwa semua prestasi dalam meniti karier di pemerintahan bisa didapat dengan mudah jika seorang kepala daerah atau seorang pemimpin wilayah mampu menunjukan keseriusannya terhadap pembangunan dan pengembangan sektor pertanian.

"Jadi bupati itu awal yang sangat bagus. Kalian tinggal jaga saja sektor pertaniannya. Saya mau bilang pertanian itu tidak pernah mengingkari janji kalau kamu sukses ukurannya adalah pertanian," katanya.

Syahrul menilai seorang bupati yang baik harus bisa menembus langit dan melanjutkan kariernya sampai puncak tertinggi. Tak hanya itu, seorang bupati juga harus memiliki cita-cita yang pasti dan menjamin kebutuhan rakyat terpenuhi.

"Kamu ke mana besok pasti Tuhan membayar keringatmu. Tuhan pasti membayar ketulusan dan Tuhan pasti membayar apa yang kamu lakukan. Kalian harus menembus langit dan melawan setiap tantangan yang dihadapi," pungkasnya.

Sebelumnya dalam agenda ini, Syahrul juga memberikan 3 arahan penting sektor pertanian untuk para bupati dan pengurus Apkasi. Ketiga arahan tersebut meliputi konsolidasi antar pemimpin daerah, merancang konsep tepat guna, serta memanfaatkan penggunaan alat mesin pertanian. Syahrul pun berharap tiap daerah juga mampu menghitung komoditas yang dimiliki dalam memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

(ncm/ega)