PPDB Makassar Mulai Dibuka Besok, Bisa Daftar Online 24 Jam

Ibnu Munsir - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 15:45 WIB
PPDB Sumut 2021 mulai dibuka untuk jenjang SMA dan SLB. Sementara untuk SMK akan dibuka 20 Juni mendatang. Berikut informasinya
Ilustrasi PPDB (Pradita Utama/detikcom)
Makassar -

Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD-SMP di Makassar akan mulai dibuka pada Senin, 21 Juni 2021 besok. Panitia membuka pendaftaran secara online selama 24 jam.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Nielma Palamba, memastikan 90 persen persiapan dibukanya pendaftaran PPDB telah rampung. Menurutnya, pendaftaran PPDB Makassar yang dibuka selama 24 jam secara online akan memudahkan orang tua murid.

Pendaftaran PPDB secara online untuk jalur zonasi dibuka selama 5 hari, terhitung sejak 21 hingga 25 Juni 2021. Nielma mengatakan dibukanya pendaftaran online selama 24 jam untuk menghindari sibuknya server.

"Kami buka 24 jam pendaftaran sehingga pendaftaran jangan menumpuk di jam-jam sibuk," kata Nielma, saat dimintai konfirmasi, Minggu (20/6/2021).

Sementara untuk verifikasi berkas bagi operator sekolah akan dimulai pukul 08.00 Wita hingga 17.00 Wita. Sesuai dengan jam kerja di sekolah.

"Verifikasi tidak berlakukan 24 jam karena keterbatasan perangkat operator," ucapnya.

Meski begitu, Nielma yakin pendaftaran 24 jam selama lima hari mampu dimanfaatkan dengan baik oleh orang tua murid.

Terkait dengan adanya kecurangan dan siswa titipan, Nielma membantah hal tersebut. Menurutnya tak akan ada kecurangan maupun siswa titipan, hal itu merujuk para petunjuk teknis.

"Ada juknisnya, jadi jelas semua di situ, kemudian kita diawasi juga oleh operator pengawas di kantor Balai Kota Makassar, jadi kalau ada mau main-main, siap dengan risiko," tegasnya.

"Ada Satpol PP juga kita gandeng nanti di beberapa tempat, termasuk di Kantor Disdik, tentu hal ini guna menghindari kerumunan dan datangnya siswa bersama ortunya," tambahnya.

Diketahui, jalur zonasi disiapkan kuota sebesar 75 persen dari daya tampung sekolah. Lalu jalur afirmasi sebesar 20 persen. Sisanya jalur perpindahan tugas yakni 5 persen.

Selain itu, calon peserta didik yang berada di daerah perbatasan mendapat jatah 5 persen dari 75 persen kuota jalur zonasi di tingkat SD.

Sedangkan di tingkat SMP, kuota yang disiapkan untuk jalur zonasi sebesar 70 persen. Kemudian 20 persen untuk jalur afirmasi, 5 persen jalur perpindahan tugas, dan 5 persen jalur prestasi.

Calon peserta didik yang berada di daerah perbatasan juga mendapat kuota sebesar 5 persen dari keseluruhan kuota jalur zonasi SMP, yakni 70 persen.

(fas/dhn)